Family, Health, Pregnancy, Products, Tips

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan

Masih ingat ga saat pertama kali hamil? Banyaaak sekali pertanyaan yang ada di pikiran waktu itu. Saya ingat sekali disuruh oleh Mama untuk banyak membaca, agar tidak terlewat persiapan penting saat menjalani kehamilan dan menjelang kelahiran.

Untung saya nurut, hahaha. Kerasa banget manfaatnya pas melahirkan. Kondisi pikiran yang tidak panik dan galau, benar-benar memudahkan proses persalinan, baik itu  normal maupun SC, sampai ke proses menyusui awal.

Baca   Throwback of My Pregnancy Story - Satrio

Beruntung menjadi ibu-ibu jaman sekarang, banyak sekali referensi dan juga seminar/webinar (di jaman pandemic Covid-19 jadi webinar) yang membahas soal kehamilan. Baik dari segi kesehatan fisik, mental, nutrisi, maupun dari sisi ekonomi.

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan

Seperti webinar dari Cordlife yang saya hadiri pada tanggal 2 Mei 2020 yang membahas soal Pregnancy Journey dengan judul “To All The Pregnant Moms, PS: Let’s Prepare Everything!”. Wah terlihat dari judulnya ya kalau materi yang dibahas adalah semuanya seputar kehamilan. Apa saja yang dibahas? Silakan baca lebih lanjut yaa.

Pregnant Moms, Let’s Prepare Everything

Webinar ini diselenggarakan secara online via Zoom dan menghadirkan beberapa narasumber yang ahli dalam bidangnya. Secara garis besar, penting untuk mempersiapkan fisik, mental dan spiritual dalam kehamilan. Namun terdapat persiapan lainnya yang ga kalah penting saat menjalani kehamilan yaitu kesiapan finansial dan juga proteksi serta invetasi biologis.

Masing-masing topik tersebut dibahas dalam tiga sesi yang menarik, yang menghadirkan :

  • Bapak Christopher Rodjito, QWP, CFP. Dengan tema How To Prepare Life Being a Smart Budgeted Parent,
  • dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, MKes dengan tema The Golden Moment of Pregnancy Journey, dan
  • Talitha A. Prameswari dengan tema Prepare Everything 101 for Pregnant Moms

Bagi yang mengikuti webinar ini (yang ternyata super rapih! One of the best webinar I have ever attended), sudah tau kan bahwa setiap materi dibawakan dengan sangat detail. Sayangnya pada saat webinar, hanya terbatas untuk 100 orang saja. But don’t worry, beberapa materi penting saya share disini juga yaa. Buat jadi reminder kalau hamil nanti hihi.

Persiapan Keuangan Menjelang Melahirkan

Hal pertama yang harus dipersiapkan saat tau hamil adalah keuangan. Penting sih ini karena kita harus memikirkan dari biaya cek kandungan, kelahiran hingga jauuuh di masa depan, seperti sekolah anak.

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan
Courtesy of Pixabay

Aliran dana dapat dibagi kedalam 3 pos yaitu Saving, Investment dan Protection (SIP). Saving adalah tabungan dan deposito, atau dana yang disimpan serta dana yang digunakan saat ini. Kita tidak bisa berharap dananya akan “bertumbuh”. Sementara Investment adalah dana yang disimpan untuk masa depan. Protection adalah dana yang kita simpan untuk melindungi keduanya yaitu dana saving dan investment.

Untuk mempemudah, Bapak Christopher memberikan beberapa poin yang harus diperhatikan, didiskusikan dan juga dijalani.

Baca   Belajar Langkah Awal Financial Planning Bersama FUNancial

Sebelum Persalinan

Cari info tentang jenis persalinan yang sekiranya akan dilakukan, beserta dengan rumah sakit dan dokter. Penting untuk mempersiapkan biaya untuk kemungkinan terburuk, yaitu kemungkinan melaksanakan SC.

Cari tau informasi soal rumah sakit dan juga asuransi yang dapat digunakan. Untuk jaga-jaga, saya dulu juga mendaftarkan BPJS dan pastikan semua asuransi juga aktif. Kalau Rumah Sakit ada skema deposit atau program menabung untuk persalinan, ini juga bisa diambil untuk meringankan biaya pada saat persalinan nanti.

Setelah Persalinan

Persiapkan nama (penting nih!) yang sudah fix agar bisa mengurus dokumen-dokumen penting seperti KK, Akta dan juga KIA. Dokumen ini yang dapat memperlancar pembuatan asuransi Kesehatan juga untuk anak.

Selain itu, review dan cari tau tentang asuransi jiwa untuk pencari nafkah utama. Karena sudah tanggungan anak kan ya, pastinya kita ingin proteksi untuk keluarga lebih aman lagi. Jangan lupa juga untuk atur cashflow (jangan sampai bocooor karena pasti ingini beli printilan ini itu hehe) dan juga dana darurat.

Dana darurat beserta asuransi ini penting  karena dapat mencover pengeluaran yang tidak terduga, seperti kalau anak sakit kuning dan butuh disinar di NICU (pengalaman saya) atau ada keluhan lain pada newborn. Better come prepare!

Baca   What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?
Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan
Rio waktu harus disinar dan masuk NICU

Dana darurat bisa ditempatkan pada instrument yang bersifat liquid dan fluktuatif. Oiya, jumlah dana darurat yang dimiliki adalah sebesar minimal 9x pengeluaran sebulan (anak 1) atau minimal 12x pengeluaran sebulan (anak lebih dari 1).

Siapkan Investasi untuk Masa Depan

Anak juga perlu sekolah kan ya, jadi jangan lupa untuk membuat perencanaan jangka panjang dan jangka pendek. Apalagi untuk dana pendidikan anak, inflasi di dunia pendidikan bisa sampai 15%. Pelajari berbagai instrument investasi yang ada untuk tau yang terbaik.  Beberapa tips dari Bapak Christopher adalah :

  • Menyarankan bisa menempatkan dana darurat di reksa dana pasar uang karena sifatnya mendekati deposito. Namun pada deposito, terdapat inflasi.
  • Untuk biaya jangka panjang seperti kuliah, bisa menggunakan reksadana saham.
  • Investasi apapun yang akan dipilih harus sesuai dengan profil risiko setiap keluarga.

Persiapan Kesehatan Fisik Saat Hamil

Sesi berikutnya, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes menekankan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, yang dimulai dari anak berada di dalam kandungan. Jangan lupa memperkaya asupan nutrisi dengan nutrisi makro (karbo, protein, lemak) dan mikro (asam folat, kalsium, minyak ikan, zat besi, dst) yang lengkap.

Nutrisi tersebut membantu pembentukan sel-sel janin didalam rahim bahkan lanjut hingga ia terlahir. Nutrisi juga membantu menjaga anak dari penyakit berbahaya seperti diabetes, obesitas dll. Nutrisi juga diberikan sesuai dan cocok dengan kondisi ibu hamil ya.

, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes Cordlife

Pemeriksaan Yang Dilakukan Saat Kehamilan

Ada beberapa pemeriksaan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil, antara lain :

  • Pemeriksaan darah lengkap – cek Hb, anemia atau tidak?
  • Golongan darah dan rhesus (+ atau -), terutama untuk pasangan beda ras
  • Penyakit menular – Hepatitis A, B, HIV, Siphilys.
  • USG minimal 1 bulan 1x – mengecek apakah ada kantung kehamilan di dalam rahim? Ada denyut jantung? Apakah normal?
  • Non-Invasive Prenatal Test (NIPT) – pemeriksaan kromosom untuk cek kelainan kromosom atau tidak. Dapat dilakukan sejak usia kehamilan 10 minggu dengan tes darah ibu. Tidak sakit dan bisa tahu jenis kelamin juga.

Olahraga untuk Ibu Hamil

Olahraga pada masa kehamilan itu beda beda, sangat tergantung dengan kondisi ibu yang berbeda-beda juga. Ada yang di rumah aja dengan helper vs. yang kerja PP kantor-rumah. Tentu kebutuhan olahraganya beda. Yang pasti, olahraga harus yang non traumatis, seperti berenang dan jalan santai/cepat.

Yang penting, aliran darah lancer. Hal ini dapat membantu proses persalinan yang lancar juga dengan cara membuat tumbuh janinnya maksimal, vagina tidak kaku dan sebagainya. Jangan lupa konsul dulu dengan dokter kandungan. Hamil bukan berarti PSBB yaa dimana apa-apa ga boleh hehehe.

Baca   Yoga Festival Fit & Fun 2016 (Plus Yoga Video!)

Kesehatan Menjelang Persalinan

Nah ini juga termasuk persiapan penting saat menjalani kehamilan yang paling krusial! Kalau sudah memasuki trimester 3, sudah dikatakan masuk ke fase hamil tua. Apapun bisa terjadi di dalam rahim. Kita harus selalu siap. Kalau bisa, siapkan tas perlengkapan melahirkan di mobil dan di rumah.

Jangan terlalu pikirin mitos, hehehe. Banyak mitos yang ada di Indonesia, tapi pastikan kita happy dan juga tidak terlalu stress. Keluarga dan suami juga harus mendukung yaa. Semoga ini dibaca oleh para bapak-bapak juga hehe.

Jangan lupa tanya dokter tentang persalinan, bagaimana cara mengejan, prosedur dan birthplan apa yang ingin dilakukan. Oiya, pikirkan juga tentang investasi. Dalam hal ini investasi biologis untuk kesehatan. Seperti kemungkinan ingin melakukan terapi stem cell, karena hanya bisa dilakukan pas proses persalinan, namun banyak manfaatnya untuk masa depan.

Baca   My Pregnancy Diary – The Last Leg of Pregnancy (34 – 39 Minggu)

Pentingnya Investasi & Proteksi Biologis

Ngomongin investasi biologis, dan juga proteksi biologis, ternyata hal ini tidak kalah penting loh. Tapi banyak yang suka lupa atau tidak kepikiran sebelumnya. Padahal penting juga untuk masa depan karena menjadi sebuah langkah awal dalam menjaga kesehatan keluarga. Oleh karena itu, Talitha A. Prameswari menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini.

Thalita A. Prameswari

Proteksi biologis ini sudah dilakukan oleh Cordlife via produk produk dan jasa layanannya. Cordlife sendiri merupakan salah satu perusahan penyimpanan darah tali pusat di Indonesia. Prinsipnya sama seperti kita menyimpan uang di bank, selain itu semua juga aman, terpercaya dan dilakukan dengan teknologi mumpuni.

Mengambil & Menyimpan Stem Cells atau Sel Punca

Mengapa menyimpan darah tali pusat dan tali pusat? Karena dalam darah tali pusat dan tali pusat terdapat kandungan sel punca / stem cells yang dapat digunakan dalam terapi medis. Sel punca/ stem cells merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri, bisa berkembang menjadi sel lain, dan memiliki potensi untuk menyediakan sel baru yang sehat. Sel punca ini dapat ditemukan di darah tali pusat, tali pusat,  darah tepi, sumsum tulang, dan juga di jaringan lemak

Mengapa mengambil stem cell di darah tali pusat? Karena metode ini merupakan cara pengambilan stem cell yang paling mudah didapat, meskipun ada jaringan lain yang mengandung stem cell. Selain itu, bersifat non-invassive atau tidak menyakitkan.

Selain itu, pengambilan dengan metode ini memiliki risiko yang rendah untuk untuk penerima donor mengalami GVHD (Graft vs Host Disease), suatu kondisi imun yang timbul saat prosedur transplantasi dimana sel imun dari donor menyerang jaringan dari penerima donor.

Namun ingat, hanya bisa diambil pada saat melahirkan saja ya. Jadi memang harus dipersiapkan jauh hari dan booking sebelum hari H melahirkan. Jangan sampai kita sudah terlambat menyadarinya ya, ga bisa diulang lagi kecuali hamil lagi.

Apa saja manfaatnya?

Banyak! Ternyata bisa juga dilakukan untuk terapi 80 jenis penyakit seperti kelainan kanker darah, tumor, kelainan metabolik, kelainan sistem imun dan juga kelainan darah lain yang bukan merupakan kanker.

Ini tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh si anak saja loh. Tapi bisa dimanfaatkan oleh saudara, orang tua, hingga kakek nenek. Sekeluarga merasakan manfaat dari stem cell seorang anak. Jadi inilah yang dimaksud dengan investasi dan proteksi biologis untuk masa depan.

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan
Courtesy of Pixabay

Bagaimana cara memilih jasa yang terpercaya?

Mbak Talitha membocorkan beberapa poin penting yang harus diperhatikan sebelum memilih jasa layanan ini, yaitu :

  • Perhatikan perizinannya, apakah legal di Indonesia?
  • Lihat akreditasinya
  • Pengalaman – sudah pernah melakukan rilis dan bagaimana hasilnya?
  • Apakah menjamin keamanan logistik saat diambil sampel?
  • Bagaimana kualitas penyimpanannya?
  • Apakah ada perlindungan tambahan?

Cordlife sendiri sudah punya perizinan dan legal di Indonesia. Cordlife merupakan bank darah tali pusat pertama di Indonesia yang memiliki izin operasional berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan 48 : 2012.

Selain itu, Cordlife juga sudah mengantongi akreditasi AABB (American Association of Blood Bank – akreditasi tertinggi yang bisa dimiliki oleh sebuah cord blood bank) dan sudah memiliki lebih dari 56 track record release. Alhamdulillah semua berhasil di gunakan.

Untuk keamanan, Cordlife juga menawarkan Cordlife 360, sebuah perlindungan tambahan untuk klien terkait logistik ataupun penyimpanan.

Apakah ada jasa lainnya?

Ada beberapa pemeriksaan diagnostic yang ditawarkan. Salah satunya adalah jasa pemeriksaan NIPT. NIPT yang ditawarkan Cordlife dapat mendeteksi 4 kromosom : sex aneuploidi, sindrom delesi kromosom, aneuploidi lainnya dan juga identifikasi jenis kelamin bayi. Bisa dicheck mulai di minggu ke-10 kehamilan.

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan
USG Rio waktu di perut dulu 🙂

Salah satu keuntungannya adalah untuk mengecheck kelainan kromosom seperti kehadiran down syndrome dan beberapa penyakit lainnya. Kalau lebih cepat tau lebih baik, karena kita punya waktu untuk prepare.  Kalau orang tua tidak siap, maka sedihnya, perkembangan anak juga akan tidak berlangsung dengan baik. Ini termasuk yang direkomendasi untuk dilakukan oleh seluruh ibu hamil loh, jika ada budget lebih.

Baca   My Pregnancy Diary - First Obgyn Check-Up

Setelah lahir, Cordlife juga berusaha “standby” untuk ibu-ibu. Ada jasa Metascreen yang merupakan skrining untuk bayi baru lahir. Screening ini  dapat mendeteksi kondisi kelainan metabolic yang tidak mudah untuk diidentifikasi. Metascreen sendiri menguji sampel dari urin bayi (non invasive) dan bisa bisa mendeteksi hingga lebih dari 100 panel kelainan metabolik.

Teman Prenatal Cordlife

Hmm jadi berpikir untuk membeli sepaket ini ya di kehamilan nanti. Biar semuanya jelas dan juga bisa menjadi investasi di masa depan.  Bagi yang berminat, ada juga program Teman Prenatal dari Cordlife yang menyediakan diskon tambahan. Harganya? Langsung hubungi sosial media dan juga web Cordlife yaa untuk rincian detailnya.

No Telp : +62 21-8086-4674 / +62 813-8060-5508
Facebook : PT Cordlife Persada
Instagram : @cordlifeindonesia
Website : www.cordlife.co.id

Dengan melakukan berbagai persiapan penting saat menjalani kehamilan, diharapkan ibu hamil dan juga keluarga dapat mempersiapkan kehadiran buah hati dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai menyesal karena tidak melakukannya sedini mungkin. Yuk kita mempersiapkannya dari sekarang 😊

Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan

RELATED POST

1 Comment

  1. Penyakit degeneratif adalah masalah kesehatan terkait pergantian sel. Sel yang rusak diganti dengan sel baru. Tetapi memang ada beberapa sel yang tidak dapat regenerasi, misalnya sel saraf. karena itu, diterapkan sel punca sebagai salah satu metode pengobatan di Indonesia yang belum banyak dilakukan. yuk simak penjelasan di link profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.