Finance, Tips

Tips Hemat di Kala Pandemi ala Faradila

Pandemi Covid-19 ini memang menguncang dunia dan juga cash flow kita semua. Setuju? Beberapa ada yang sudah tidak menerima THR, ada mengalami pemotongan gaji, bahkan ada yang unpaid leave atau di PHK huhuhu. Jadi kalau saya berbagai beberapa tips hemat di kala pandemi ala saya, gpp kan ya? πŸ˜€

Siapa tau dengan adanya beberapa tips dibawah ini, bisa menolong kita untuk lebih aware dengan kondisi keuangan dan juga bisa menabung malah di kala pandemi ini berlangsung.

Tips Hemat di Kala Pandemi ala Faradila
Courtesy of Pixabay

Disclaimer : saya bukan financial advisor, hanya senang mengikuti dan menyimak financial talk. Jadi sekalian mau berbagi ilmu yang saya dapatkan di beberapa kelas. Insya Allah, termasuk yang mudah di terapkan juga asal kita disiplin. Yuk yuk silakan baca terus~

1. Alokasi Uang Dengan Bijak

Sebenarnya ini kebiasaan yang harus dilakukan dari jauh-jauh hari sebelum pandemi terjadi sih. But better late than never. Dengan kondisi keuangan sekarang, harus segera direview dan diskusikan lagi alokasi biaya yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Misalnya ada beberapa pos yang jauh berkurang, seperti pos transportasi/bensin dan pos untuk jajan. Uang yang tadinya untuk hal tersebut, bisa ditabung atau dialokasikan ke hal yang lain.

Baca   Belajar Langkah Awal Financial Planning Bersama FUNancial
Tips Hemat di Kala Pandemi ala Faradila
Courtesy of Pixabay

Pos untuk hutang juga bisa direview lagi dan diusahakan tidak lebih dari 30% pemasukan. Kalau butuh keringanan juga KPR juga bisa mengajukan atau didiskusikan. Biasanya di kala pandemi ini tersedia banyak keringanan.

2. Tahan Belanja Online!

Tahan banyak banyak! Hahaha, dari pengalaman, karena kita di rumah aja dan kadang bosen, jempol kadang suka klik klik masuk ke cart dan checkout wkwkwk. Apalagi banyak embel-embel free ongkir dan banyak cashback. Manaaaa tahaaaaan. Saya juga nggak tahan sih sejujurnya haha.

Seperti yang sudah saya bahas di blogpost sebelumnya, ada beberapa hal yang saya tanyakan ke diri sendiri sebelum membeli barang, yaitu :

  1. BUTUH ATAU PENGEN?
  2. Apakah akan berguna atau dipakai lagi?
  3. Ada tempatnya di rumah apa tidak? – maklum balada rumah dibawah 100 m2 wkwkwk.

Dan pertanyaan itu berhasil loh membuat keinginan memiliki barang random berkurang. Salah satu tips juga kalau gatel banget pengen barang, masukkan dulu ke cart dan check out nanti malam atau besok harinya. Syukur-syukur lupa dan harganya jadi normal, terus ga jadi beli HAHAHA.

3. Tanya : Kita Butuh Atau Hanya Ingin?

Nomer tiga ini erat kaitannya dengan nomer dua. Salah satu tips ampuh untuk mengurangi impulsif buy saya adalah menanyakan apakah kita butuh atau hanya ingin sebuah barang untuk sesaat saja. Apakah barang itu bisa membawa manfaat untuk kita, apa hanya akan ditaruh di sudut rumah saja?

Mana ada yang bilang bahwa barang-barang yang kita beli akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat nanti. Kalau tidak dipakai dengan baik dan benar, serta tidak dimanfaatkan untuk kebaikan, nanti lapor loh ke Allah~ Jadi auto pengen declutter setelah deh ini!

4. Menabung!

Di masa pandemi ini memang harus banyak menahan diri, termasuk menahan diri jalan-jalan dan nongkrong-nongkrong. Masa pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita untuk lebih berhemat dan hidup sederhana.

Baca   Tips Mengelola Keuangan Saat Pandemi Covid-19
Tips Hemat di Kala Pandemi ala Faradila
Courtesy of Pixabay

Apalagi dengan pemasukan yang serba tidak stabil, kita harus lebih bijak dalam mengatur keuangan. Alokasi uang lebih banyak untuk menabung. Buatlah tabungan dana darurat, kalau belum punya. Jangan foya-foya ya~ Kita tidak tau kapan pandemi ini akan selesai dan kehidupan kembali normal.

5. DIY & Memasak Sendiri

Ini sih memang yang paling ampuh dilakukan untuk menekan pengeluaran. Lakukan DIY atau Do It Yourself project di rumah, seperti bercocok tanam atau merombak baju sendiri. Membuat mainan anak juga bisa dilakukan, seperti yang saya lihat beberapa teman saya membuat playdough dari bahan yang mudah dicari sehari-hari.

Selain itu, kegiatan masak juga bisa menekan pengeluaran untuk makan di luar atau jajan. Dengan uang sebanyak Rp. 50.000,-, kita bisa memasak hidangan untuk 2 hari makan di rumah. Sementara Rp. 50.000,- kalau makan di luar ya cukup untuk 1 hidangan saja.

Baca   Resep Soto Ayam Praktis (dengan Bumbu Bamboe)

Resep Soto Ayam Praktis (dengan Bumbu Bamboe)

Malah dengan memasak sendiri ini, bisa juga dijadikan bisnis atau katering kecil-kecilan. Malah jadi nambah pemasukan kan ya?


Sebenarnya masih banyak tips hemat di kala pandemi, namun inilah hal yang saya lakukan dan benar-benar bisa membuat saya lebih berhemat di masa-masa ini. Kalau kalian bagaimana? Adakah tips hemat lainnya yang bisa ditiru? Please comment below πŸ˜‰

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.