Family, Health, How To, Parenting, Pregnancy, Tips

8 Cara Melancarkan ASI Ibu Baru

Last Updated on December 16, 2020

Helloooo semua! Jika kalian sudah membaca postingan What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW? Pasti tau kalau saya sempet ada drama memberikan ASI. Belajar dari pengalaman itu, saya mau memberikan beberapa tips dan cara melancarkan ASI Ibu baru di blog post kali ini.

Kalau ada yang punya pengalaman lain atau serupa, boleh loh dituliskan di kolom komentar. I am open for discussion! 😀

Memberikan ASI Bagi Ibu Baru

Setiap ibu baru rasanya pasti ada drama memberikan ASI pertama baik itu drama skala besar atau drama skala sinetron Indonesia. Biasanya sih drama pemberian ASI pada ibu baru tidak jauh dari ASI yang seret atau pelekatan (latch on) bayi yang tidak bagus sehingga lecet puting.

Hal ini yang membuat banyak ibu yang stress dan ga PD untuk memberikan menyusui, bahkan ada yang jadi ragu untuk memberikan ASI eksklusif. Padahal sudah ada aturan di agama maupun aturan pemerintahnya loh (check PP 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif). Selain bermanfaat bagi bayi, banyak juga manfaatnya bagi ibu dan keluarga.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru
Photo courtesy of World Health Organization

Pengalaman Memberikan ASI ke Rio

Alhamdulillah ASI saya keluar atau bahasa gaulnya ngerembes sejak saya hamil 5 bulan. Dari hari pertama melahirkan juga ASI keluar dalam jumlah yang cukup alhamdulillah. Drama saya disini adalah latch on bayi yang belum terlalu bagus dan posisi menyusui yang pas. Untungnya waktu itu ada mamanya Andin, Andin dan Dea yang datang memberikan tips dan pengarahan hehehe.

Saya juga sempatkan membaca buku dan menghadiri pembekalan sebelum melahirkan, jadi disini saya mau share pengalaman dan pengetahuan yang saya punya dalam memberikan ASI. Terutama pengalaman sebelum melahirkan dan memberikan ASI ke bayi yang baru lahir.

Ternyata ada beberapa tips dan cara yang bisa dilakukan oleh calon ibu sebelum dan setelah melahirkan. Apa saja itu?

Baca   Ibu Hamil & Menyusui, Kalian Luar Biasa! - Anmum #CelebratetheExtraordinary

Sebelum Melahirkan

1. Membersihkan Bagian Puting

Ternyata merawat payudara sebelum melahirkan itu lumayan penting loh bagi ibu hamil. Salah satu perawatan yang saya lakukan adalah membersihkan aerola saya dengan Vaseline Pertroleum Jelly. Saya mendapatkan tips ini dari Dea, kalau tidak salah.

Saat dibersihkan, nanti akan rontok semacam daki gitu. Katanya itulah daki yang menyumbat saluran keluarnya ASI (CMIIW). Setelah dibersihkan, beberapa hari kemudian mulai dong keluar ASI. Sampai mau melahirkan juga kadang suka ngerembes banyak terutama payudara kiri -____-

Tapi yang keluar masih berupa cairan dan belum kuning seperti kolostrum. Saya juga agak tenang karena mendapatkan info bahwa kolostrum akan terus terbentuk sampai bayi lahir/plasenta lepas. Jadi jangan khawatir yaaa.

2. Jangan Memijat/Memompa Sebelum 37-38 Minggu

Bagi yang sudah ngerembes saat hamil, harap jangan dipompa! Kenapa? Sebenarnya memijat payudara atau memompa payudara untuk mendapatkan susu itu akan memicu kontraksi rahim.

Makanya sangat dianjurkan bagi wanita yang baru melahirkan untuk memberikan ASI. Rahim yang sangat besar itu akan segera mengecil dengan cepat. Jadi sebelum 37 minggu, jangan sekali-kali massage payudara yaaa. Boleh saja sih dikit-dikit saat mandi, tapi jangan terlalu keras.

Saya pernah massage pada saat mandi (karena disuruh Mama) dan emang perut jadi agak melilit. Abis itu saya stop, serem abisnya! Jika sudah menginjak 37 minggu atau lebih, boleh memassage payudara agar menstimulasi kelenjar ASI sekaligus merangsang kontraksi.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru
Photo courtesy of World Health Organization

3. Belajar dan Konsultasi

Jika kalian memiliki puting yang datar atau masuk, bisa konsultasikan ke bidan atau ke klinik laktasi sebelum melahirkan ya. Saya tidak ada pengalaman ini tapi setau saya ada pijatan dan alat-alat yang dapat digunakan untuk membantu menyusui. Pokoknya terus cari info sebanyak-banyaknya sebelum melahirkan agar kita sudah siap nanti.

Baca   Review Mama’s Choice Face Moisturizer – Skincare Ibu Hamil dan Menyusui

Setelah Melahirkan

1. Positive thinking!

Selalu buat mindset bahwa kita bisa menyusui ASI ke bayi dengan cukup. Pokoknya pikirkan hal-hal yang membuat bahagia deh. Jika kita stress atau tertekan, itu sangat berpengaruh ke jumlah ASI yang
dikeluarkan.

Jika ASI masih seret, jangan stress atau sedih yaa. Usahakan tenang karena bayi masih bisa hidup selama 3 hari tanpa asupan makan atau minum. Hanya harap disimpan saja kolostrumnya jika ada.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru
Photo courtesy of Pinterest

2. Sering menyusui bayi

Meskipun bayi baru lahir hanya membutuhkan sedikit saja ASI, namun jangan berhenti untuk menyusui setiap 2-3 jam. Produksi ASI dibentuk oleh supply dan demand. Apabila ASI terus dikeluarkan, otak akan menangkap signal bahwa ASI harus selalu terbentuk. Makanya supply yang didapatkan akan selalu banyak.

Jika bayi dirawat diruang khusus seperti Rio waktu itu, terus pumping agar produksi ASI selalu ada. Ini juga mengurangi pembengkakan payudara akibat ASI tidak tersalurkan dengan baik.

3. Lakukan massage payudara

Para bidan dan klinik laktasi pasti akan mengajarkan soal massage atau perawatan payudara. Selain berfungsi untuk membuat ASI melimpah, massage ini juga berfungsi untuk menyembuhkan payudara yang bengkak. Selain massage ada juga metode kompres air hangat dan air dingin serta pijatan punggung.

Baca   Tips & Kebiasaan Sehat untuk Ibu Menyusui
Cara Melancarkan ASI Ibu Baru
Photo courtesy of beautynesia.id

4. Memahami posisi menyusui & latch on bayi yang baik

INI PENTING BANGET! Saya merasakan bahwa praktek tidak segampang teori hahahaha. Posisi menyusui ini penting karena menyusui itu tidak semenit dua menit loh. Suatu saat akan bisa sampai setengah jam lebih! Maka ibu-ibu perlu tau posisi yang PW sesuai dengan ukuran, bentuk payudara dan kondisi bayi.

Belajar teknik latch on dan mengajarkan bayi kita juga penting untuk mencegah lecet puting. Ingat tidak hanya puting saja yang masuk ke mulut bayi tapi aerolla juga ya. Jika hanya puting saja maka akan lecet dan sangat sakit untuk menyusui. Parahnya jika sudah berdarah dan bernanah, maka perlu perhatian dokter.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru
Photo courtesy of Zonamama.com

5. Menkonsumsi suplemen penambah/pelancar ASI.

Bagi yang sudah stuck metode diatas atau yang ASInya sudah mulai seret seiring dengan bertambah besarnya bayi, maka menggunakan suplemen merupakan pilihan yang banyak dilakukan. Banyak sekali pilihan suplemen penambah ASI dan juga untuk melancarkan ASI ibu baru. Salah satunya adalah Asi Booster Tea.

ASI Booster Tea adalah teh pelancar ASI alami pertama di Indonesia. Keunggulan ASI Booster Tea adalah bisa melancarkan ASI hingga 900% dalam waktu 24 Jam – 72 jam, 100% herbal yang aman untuk ibu & bayi, lebih ekonomis, dan tanpa konsumsi susu formula. Jangan khawatir soal kualitas karena sudah banyak yang sudah mencobanya.

Asi Booster Tea juga diracik dengan komposisi takaran bahan yang benar-benar tepat sehingga ampuh melimpahkan asi dan benar-benar aman bagi ibu & bayinya.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru

Emang apa sih yang ada di dalam ASI Booster Tea? Di dalamnya ada kandungan anise, moringa, cinnam, verum powder, alpinia powder, fenne, habbatusauda dan fenugreek. Apa sih bahan-bahan itu? Lebih lengkapnya bisa liat gambar dibawah ini ya.

Testimonialnya gimana? Wih banyak dan semua positif! Bisa diliat lebih lanjut di web www.nakibu.com ya. Pokoknya lengkap lah disana kalau ingin tahu lebih lanjut. Bagi yang penasaran pengen langsung coba, bisa intip instagram @asiboostertea atau ke Facebook Fanspage: Best Bunda.

Cara Melancarkan ASI Ibu Baru

Semoga semua tips ini bermanfaat yaa bagi melancarkan ASI ibu baru dan calon ibu. Semoga lancar dan selamat mengASIhi 🙂

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.