Family, Pregnancy, Thoughts

My Pregnancy Diary – Two Stripes Club!

Kali ini saya mau share mengenai perjalanan kehamilan saya selama trimester pertama. Saya sekarang sudah mau memasuki trimester ketiga, tapi baru sempet nulis mengenai kehamilan sekarang hehehe. Yaaa sekalian ingin mendokumentasikan cerita ini biar Baby bisa baca perjuangan Ibunya pada saat hamil hahahaha.ย 

photo courtesy ofย http://parentpanel.co.uk/category/pregnancy-diary/

Cerita ini bermulai ketika saya dan Arga berada di Bogor pada awal Juni sebelum puasa tahun 2016. Ketika itu, kita berdua bersama-sama sahabat SMA saya mengadakan cucurag alias makan-makan sebelum puasa di rumah Andhina & Hafiz. Saat itu Andin sudah mengandung sekitar 3 bulan dan Dea baru saja melahirkan Kenzi. Yaa mungkin euforia banyak yang sudah dan mau punya anak, jadi saya disuruh test pack saat itu hahaha. Saya menolak karena awalnya ga PD, masa sih sudah isi? Kan baru sebulan menikah, nanti saja kali ya lagipula belum telat datang bulan juga wkwkwk. Jujur, agak takut sih kalau hasilnya negatif. Soalnya kedua orang tua saya maupun Arga langsung mengandung setelah menikah. A little bit of unnecessary pressure.ย 

New mom, soon-to-be moms & soon-to-be wifes! Ternyata disini sudah ada Baby ya ๐Ÿ™‚

Tanggal 16 Juni 2016, saya dan Arga pergi ke Lombok. Bukan untuk honeymoon kedua yaa seperti yang banyak orang kira hahaha. Saya kesana karena Arga memang ditempatkan di Lombok. Karena semua hal di Bogor sudah selesai, seperti studi dan pendaftaran wisuda, maka saya memutuskan mengikuti Arga ke Lombok for good. Saya ikut menempati kostan Arga di wilayah Selong, Lombok Timur. Selong adalah ibukota Kabupaten dan tempatnya sepi, KFC saja baru buka hahaha. Plusnya tinggal di Selong adalah kalau malam hawanya sejuk dan setiap pagi bisa melihat Gunung Rinjani. Rencanannya, kami akan mencari kontrakan di daerah Mataram karena lebih banyak fasilitas di ibu kota propinsi NTB tersebut.

Selong = daerah dengan outline merah. Kurang lebih 1 jam ke Mataram

21 Juni 2016.ย 

Saya iseng-iseng mencoba kedua testpack yang dibeli beberapa hari sebelumnya. Saya memang sudah 4 atau 5 hari telat dari perkiraan applikasi pencatat tanggal datang bulan. Sebelum nikah sih saya masih santai-santai saja karena tanggal datang bulan saya cenderung mundur. Tapi kan sekarang udah nikah, iseng ah coba-coba. Pertama kali juga pakai testpack, jadi berkali-kali baca instruksinya hahaha. Oiya, saat itu bulan puasa dan saya tidak puasa pada hari itu. Telat bangun sahur hahahahaa. Selain itu, sejak seminggu sebelumnya saya merasa tidak enak badan (badan panas) dan batuk-batuk. Mungkin karena daerahnya sangat berdebu atau alam bawah sadar lagi stress wkwkwk. Hasil testpacknya adalaaaah…

Faradila (F) : Ayaaang…..
Arga (A) : Kenapa? Negatif ya?
Faradila (F) : Positif dua-duanya………..

Welcome to the two stripes club, Faradila! :))

Arga langsung loncat dari kasur dan lari memeluk saya (mungkin sambil memastikan bahwa benar-benar positif hahaha). Sementara saya masih agak shock dan speechless. Bukannya ga bersyukur ya, cuman saat dimana saya tau sedang mengandung, perasaannya campur aduk! Senang, ga percaya, takut, bingung, cemas, bersyukur menjadi satu. Alhamdulillah kami langsung diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk menjadi orang tua. Semoga kami terus amanah ya dalam belajar dan melaksanakan peran calon Bapak dan Ibu dengan baik ๐Ÿ™‚ Saya juga sangat bersyukur bisa memberikan Arga kado ulang tahun (ulang tahunnya tanggal 24 Juni) berupa calon baby!


Saya tau bahwa masih banyak yang sedang berusaha untuk mendapatkan momongan. Saya sering mengunjungi forum-forum ibu hamil dan melihat begitu banyak wanita yang mengikuti program hamil dan sedang harap-harap cemas agar tidak datang bulan. Kata-kata yang sering saya sampaikan, terutama kepada teman-teman yang berada di situasi berikut, adalah Allah SWT akan memberikan sesuatu pada saat yang tepat. Jadi jangan putus asa apabila belum diberikan apa yang kita mau, rencana Allah pasti lebih baik dan lebih indah daripada rencana manusia. Tetap optimis dan positive thinking, jangan lupa terus berdoa. Who knows when you’ll get the sweet surprise ๐Ÿ™‚

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.