Agriculture, Family, Parenting, Thoughts

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Happy March everyone! Di bulan ulang tahun saya ini (will come very soon hihi), saya berencana untuk membagikan lebih banyak kegiatan saya di blog. Back to blog hehe. Nah, di postingan ini, saya akan memberikan alasan mengapa saya mengajari anak berkebun. Apa manfaatnya? Dan sebenarnya penting ga sih?

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Nah, kebetulan tanggal 2 Maret 2020 nanti, saya akan menjadi salah satu speaker di acara Ceri-A Coffee Morning untuk membahas soal Easy Vegetable Gardening at Home bersama para orang tua murid di Ceri-A daycare.

Dengan background pendidikan di pertanian (anak IPB mana suaranya hihi), saya mau membagikan sedikit ilmu dan cara mudah untuk mengajarkan anak agar memiliki pengalaman menanam. Apalagi dulu saya pernah mempunyai social program Agriculture in School Indonesia, jadi semakin semangat untuk mengenalkan pertanian ke anak-anak beserta orang tuanya.

Pentingnya Pertanian dan Kegiatan Bercocok Tanam

This may sounds like my agriculture class in college (lol), but in short agriculture gave us food. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari adalah hasil dari kegiatan pertanian. Jadi meskipun nanti coding dan AI itu penting (beberapa hal yang saya ingin Rio belajar nanti), tapi tetap pertanian masih dibutuhkan, as long as people need food.

Baca Rakornas Agribisnis KADIN 2019 – Prioritaskan Pertanian dan Pangan Indonesia

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Salah satu cara paling gampang untuk mengenalkan kegiatan pertanian sejak dini adalah dengan gardening atau bercocok tanam di rumah. Karena saya pun dulu tertarik dengan pertanian karena Bapak saya sering mengajak saya dan adik saya ke lapang waktu penelitian S3 hihi. Berhasil deh!

Karena tidak semua orang bisa mengunjungi sawah dan kebun setiap hari, salah satu cara mudah adalah dengan kegiatan bercocok tanam & berkebun di rumah atau gardening.

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Berbagai Manfaat Berkebun

Berkebun di rumah, menurut saya, merupakan salah satu cara paling mudah mengenalkan pertanian ke anak. Meskipun sekarang banyak sekali agrowisata yang ada, tapi anak-anak kan tidak setiap hari berkunjung dan melihat perkembangan tanaman & hewan yang ada. Dengan berkebun, anak kita dapat melihat progress dan pertumbuhan tanaman yang ditanamnya setiap hari.

Baca Mendidik Anak Menjadi Tanggap yang Lengkap

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Saya sendiri sudah melakukan kegiatan menanam kangkung dan bayam dengan Rio dan Arga. Rio gets so excited when he sees that the seeds that he planted grows. Apalagi pas panen dan bayamnya dimasak sendiri hehehe. Dia selalu ingat sekarang kalau pernah nanam bayam dirumah. Oiya, tiap pagi juga Rio membantu menyiram loh!

Beberapa alasan lain mengapa saya mengajari anak berkebun, adalah :

  • Mendapatkan dan mengenal makanan sehat
  • Mengenal gaya hidup sehat : makan sehat & banyak gerak 
  • Belajar lebih banyak tentang alam
  • Belajar tentang asal usul makanan
  • Meningkatkan semangat makan (apalagi kalau tau makanan yang di makan, dia sendiri yang menanam dan memetiknya)
  • Mengajarkan kesabaran, kerja keras dan ketekunan
Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun
Panen sambil belajar bagian dari tanaman

Sementara beberapa manfaat berkebun untuk keluarga dan juga orang tua adalah :

  • Mendapatkan dan mengenal makanan sehat
  • Mengenal gaya hidup sehat : makan sehat & banyak gerak 
  • Daya tahan pangan keluarga cukup baik
  • Mengurangi pengeluaran rumah tangga
  • Menggunakan tempat yang ada serta dapat mereuse beberapa barang sebagai tempat penanaman
  • Menjadi salah satu pemasukan keluarga di kemudian hari (kalau dibuat serius hehe)

Ada beberapa jenis tanaman yang bisa ditanam di sekitar rumah, namun salah satu yang paling gampang dan cepat panen adalah sayuran. Terutama sayuran daun seperti kangkung, bayam, caisim, dkk. Oleh karena itulah, saya menanam sayuran-sayuran ini di rumah. Lumayan buat disayur juga loh hihi.

Baca Kiat-kiat Makan Sehat untuk Generasi Milenial

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Setelah sayuran daun, baru sayuran buah seperti tomat, cabai dan terung. Memang agak intensif pemeliharaannya, tapi kalau harga sayur lagi naik, wah lumayan menghemat anggaran belanja hihihi. Kalau masih awam banget, sekarang banyak loh apps dan juga bacaan yang memberikan petunjuk cara mudah untuk menanam di rumah. Ada juga app Sipindo yang bisa langsung konsultasi soal cara penanaman loh. Tapi kalau mau tanya-tanya saya juga boleh sih, hahaha insya Allah dijawab kalau inget.

Sekarang sih halaman rumah masih kotor hahaha, alias mau dirombak lagi dan direncanakan penanaman dengan baik. Semoga bisa kesampaian bikin vegetable garden yang baik dan terstruktur ya. Di post berikut, saya juga akan memberikan materi yang saya sampaikan di coffee morning dan juga cara mudah memulai menanam sayuran di rumah sendiri 🙂

Alasan Mengapa Saya Mengajari Anak Berkebun

Semoga alasan diatas dapat menumbuhkan keinginan untuk ibu-ibu dan bapak-bapak yang baca ini untuk mengajari anak berkebun juga yaa 😀 Anyway, pengen nanem apa sih di rumah? Share dong di kolom komentar.

RELATED POST

3 Comments

  1. Hastira says:

    betul di alam anak2 akan banyak belajar

  2. Saya suka berkebun, lebih tepatnya suka lihat tanaman dan selalu penasaran bagaimana cara merawat tanaman agar tumbuh subur. Ehehe. Tapi entah kenapa, tanaman yang saya rawat beberapa ada yang mati padahal sudah dirawat sebaik mungkin.

    Jadi sampai sekarang saya masih belajar terus untuk bisa memahami cara perawatan tanaman yang baik 😀 thanks to mba yang sudah menulis post ini, saya jadi punya tambahan ilmu dan bisa menerapkannya di kemudian hari 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.