Education, Event, Family, Parenting, Pregnancy, Technology

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival dari Cordlife Indonesia & Truevindo

Siapa yang ikutan Teman Prenatal Festival? Berarti kemarin kita “ketemuan” dong hehehe. Saya pun juga hadir untuk mengikuti The First Pregnancy and Parenting Virtual Festival in Indonesia ini. Alias festival virtual pertama di Indonesia tentang kehamilan dan parenting.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Pas awal tau ada acara ini dan melihat talkshow yang disajikan, langsung pengen ikut! Topiknya sangat menarik dan juga cocok buat saya yang mempunyai balita & sedang memikirkan untuk menambah momongan hihi.

Sesuai dengan taglinenya, festival ini juga membantu para ibu (dan bapak juga) untuk menyiapkan segalanya atau prepare everything demi menyambut si buah hati. Seperti apa keseruannya? Yuk baca penjelasan saya di bawah ini 😊

Pentingnya Untuk #PrepareEverything

It’s never too early or too late to prepare, terutama soal kehamilan dan mengasuh anak. Saya termasuk yang senang sekali untuk merencanakan sesuatu hahaha. Keliatan ya golongan darah A banget.

Saat saya hamil dulu, Mama saya mengingatkan untuk saya segera menyerap ilmu soal kehamilan dan juga parenting. Apalagi dulu masih kehamilan pertama. Jadi biar tidak kaget dan ada bayangan lah apa yang harus dilakukan pas hamil dan setelah melahirkan.

Dorongan dari Mama biar ga clueless ini membuat saya senang sekali belajar seputar dunia bayi dan anak hehehe. Hitung-hitung investasi kan yaa, soalnya ilmu memang penting sebagai dasar untuk kita mempersiapkan segalanya.

Baca   Throwback of My Pregnancy Story - Satrio

menjelang operasi sesar

Alhasil, saya termasuk yang santai dalam menghadapi kelahiran (yang ternyata harus operasi) dan juga cukup paham soal per-ASI-an saat Rio lahir. Mungkin memang jago teori ya hahaha karena prakteknya kadang lebih menantang. Tapi berberkal teori itu, saya jadi PD dan tidak takut menghadapi peran menjadi ibu.

Hal ini ga berakhir saat di awal menjadi ibu. Sampai sekarang pun saya masih suka menggali ilmu parenting. Karena beda usia, beda juga tantangannya hihi. It is really nice if every mom and soon to be mom can prepare everything beforehand.

Teman Prenatal Festival

Teman Prenatal Festival ini diinisiasi oleh PT CORDLIFE PERSADA bekerja sama dengan TRUEVINDO Event Production Agency dengan tujuan hadir memberikan solusi bagi para Bumil yang tentunya memerlukan banyak edukasi seputar kehamilan dan parenting.

Ya namanya juga di masa pandemi, kita ga boleh tatap muka langsung karena harus menjaga jarak. Apalagi ibu hamil dan anak kecil termasuk kelompok rentan. Makanya dibuatlah festival ini secara virtual.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Meriah banget loh acara kemarin, karena banyaaak sekali talkshow dan juga acara mengenai kehamilan, kelahiran dan pertumbuhan anak serta kesiapan untuk menjadi orang tua yang terbaik.

Kelas yang Diikuti Saat Teman Prenatal Festival

Teman Prenatal Festival ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 26 Juni hingga 28 Juni 2020. Karena dilaksanakannya secara online, jadi weekend kemarin beneran santai banget menghadirinya hahaha. Hari pertama masih sambil leha-leha dan ngurusin anak. Hari kedua malah bisa sambil belanja bulanan hahaha. Seru!

Kelas apa saja dan ilmu apa saja yang saya dapatkan dari tiga hari kemarin?

Hari Pertama

Saya mengikuti sesi pertama di hari pertama dengan topik “Berkenalan dengan USG Sejak Trimester Pertama”. Pembicaranya adalah dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes. Suka banget gaya penjelasannya karena semuanya jadi jelas.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Beberapa poin penting yang saya dapat adalah :

  • Bisa dilakukan screening janin oleh dokter fetomaternal di 10-14 minggu atau 18-22 minggu. Dokter Dara menyarankan di 18-22 minggu karena organ bayi sudah lengkap.
  • USG fetomaternal dalam bentuk 4D itu lama alias detailed scan. Selain itu, check biasa bisa pakai USG biasa saja.
  • Down syndrome diukur ketebalan punuk, tapi keakuratan di di USG hanya 40-70%. Check lab untuk akurasi yang lebih tepat.

Selain pemeriksaan fetomaternal, ternyata ada juga pemeriksaan NIPT atau Non Invasive Prenatal Testing yang lebih akurat. NIPT sendiri merupakan skrining pra kelahiran yang berfungsi untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom pada janin dengan memanfaatkan sampel berupa darah ibu.

Di Indonesia, Cordlife juga memiliki tes NIPT yang dapat mendeteksi 4 kromosom sex aneuploidi, sindrom delesi kromosom, aneuploidi lainnya dan juga identifikasi jenis kelamin bayi. Contoh kelainan kromosom yang paling banyak ditemui adalah Down Syndrome.

Berdasarkan rekomendasi dari ACOG atau American College of Obstreticians & Gynaecologists, NIPT ini direkomendasikan untuk dilakukan oleh seluruh wanita hamil tanpa terkecuali. Jadi kalau usia kehamilan sudah 10 minggu, bisa melakukan tes ini. Mungkin banyak yang ngeri, tapi kalau bisa, coba deh NIPT. Karena kalau ada apa-apa (jangan sampai tapi ya), kita bisa mempersiapkan segalanya dengan lebih baik.

Selanjutnya saya menyimak sesi talkshow bersama Mustela dan dr. Diana Intan Sari yang membahas tentang “Penanganan Dermatitis Atopik pada Kulit Bayi”. Disana lebih dijelaskan lagi soal Dermatitis Atopik yang berbeda dengan biang keringat. Penanganannya juga harus tepat.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Dilanjut dengan materi finance dari Bapak Christopher Rodjito, QWP, CFP. Dengan tema “Mengatur Keuangan Keluarga dengan Cerdas Setelah Memiliki Anak”, tentu saya langsung auto nyimak! Hahahaha.

Kasus keretakan pernikahan itu banyak yang bermula dari lack of communication sama pasangan terutama soal keuangan. Sebenarnya antar keluarga, keadaan dan kebiasaan bisa beda, asal yang penting keluarga harus damai dan tujuan finance tercapai.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Makanya ditekankan untuk punya budgeting yang baik. Disinggung juga soal investasi dan juga proteksi, baik dalam bentuk dana darurat atau proteksi biologis seperti menyimpan sel tali pusar. Hal ini penting untuk jaga-jaga, siapa tau nanti butuh di masa depan.

Kok tali pusar bisa masuk proteksi biologis? Ini adalah sebuah langkah awal dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan menyimpan darah tali pusat dan tali pusat, sel punca yang didapat dari darah tali pusat dan tali pusat dapat digunakan untuk orang tua dari bayi dan juga anggota keluarga lain seperti saudara kandung bayi dan juga kakek dan nenek dalam terapi medis.

Baca   Persiapan Penting Saat Menjalani Kehamilan

Hari Kedua

Di hari kedua, saya sempat masuk sebentar di talkshow bersama dr. Yena M. Yuzar, SpOG tentang diabetes pada ibu hamil. Pesan penting dari dokter Yena adalah jangan sering atau berlebihan makan yang tinggi gula. Kontrol diri kalau jajan yaaa hihi.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Saya juga sempat melihat Live Music bersama dengan Vocalist-Harpist pertama di Indonesia, bersama Angela July. Beneran deh itu soothing banget. So calming dan bikin rileks.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Hari Ketiga

DI hari ketiga, sesi pertama nih yang paling ditunggu-tunggu, yaitu sesi tentang “Pre-eklampsia pada Bumil” oleh dr. Yassin Yanuar, Sp.OG-KFER. Menurut saya ini yang paling padat informasi sih. Slidenya bagus dan penjelasannya sangat jelas.

Saya tentu menyimak karena pengen hamil lagi hahaha. Harus waspada dengan adanya ancaman pre-eklampsia pada ibu hamil. Secara medis, kondisi pre-eklampsia belum dapat dipastikan penyebabnya, tapi indikasinya jelas bahwa terdapat gangguan proses pembentukan plasenta. Gangguan ini muncul di awal persalinan, tapi ternyata bisa berbahaya menjelang persalinan atau  malah setelah persalinan.

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Yang perlu waspada adalah ibu-ibu dengan resiko sedang, yaitu :

  • nulipara
  • obesitas (IMB > 30 kg/m2)
  • riwayat preeklampsia pada ibu atau saudara perempuan
  • usia diatas 35 tahun

atau ibu-ibu dengan resiko tinggi, yaitu :

  • ada riwayat preeklampsia
  • kehamilan multipel
  • hipertensi kronis
  • diabetes melitus tipe 1 atau 2
  • penyakit ginjal
  • penyakit autoimun

Cara biar tetap aman selama kehamilan? Periksa kehamilan secara rutin. Jadi kalau ada tanda-tanda preeklampsia, bisa langsung ditangani dengan baik oleh tenaga medis. Beberapa materi penting saya screenshot dibawah ini yaa, nanti apa perlu dibahas di blog post tersendiri? Ditungu yaa hehehe.

preeklampsia pada ibu hamil

preeklampsia pada ibu hamil

Selanjutnya ada sesi yang membahas soal Baby Blues dan Post Partum Depression dari Ibu Ajeng Raviando. Wah, penting nih untuk dibahas apalagi ditonton bersama dengan pasangan. Biar sama-sama mengerti bahwa hal ini tuh rentan terjadi pada ibu yang baru melahirkan.

Support system amat sangat penting jadi diharapkan para suami jadi suami siaga setelah melahirkan. Tidak hanya membantu merawat bayi, tapi juga membantu menjaga kesehatan mental ibu. Soalnya kalau terlalu lama Baby Bluesnya, malah akan berubah menjadi Post Partum Depression yang lebih lama dan berat.

Baca   Tips Menjaga Kesehatan Mental Ibu Selama Pandemi Covid-19

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Dapat Ilmu Baru + Alhamdulillah Dapat Doorprize!

Meskipun saya tidak dapat hadir di semua sesi, tapi semua sesi yang saya simak, tentu menambahkan ilmu untuk saya. Sesuai dengan kata Pak Christo saat sesi finance :

the best investment is the investment for your brain.

Ga akan rugi deh kalau invest di ilmu. Makanya alhamdulillah banget bisa ikut tiga hari Teman Prenatal Festival ini.

Selain ilmu, saya juga dapat doorprize loh hahaha. Saya dapat untuk menanyakan pertanyaan dan juga untuk postingan sosial media. Thank you so much sponsors and of course Cordlife & Truevindo! Meskipun ga dapat Samsung Fit E huhuhu, so lucky yang dapat ituuu! *Masih mupeng hehehe*

Pengalaman Mengikuti Teman Prenatal Festival

Oiya, selama Teman Prenatal Festival berlangsung, kita juga diperkenalkan dengan berbagai jasa yang ditawarkan oleh Cordlife, yaitu penyimpanan darah tali pusat, jasa pemeriksaan NIPT, dan masih banyak lagi. Kita diberikan waktu konsultasi di Break Out Rooms bagi yang ingin menggunakan jasa Cordlife.

cordlife indonesia breakout room

Ternyata banyak juga manfaat menyimpan stem cell pada tali pusat, termasuk bisa untuk  terapi 80 jenis penyakit seperti kelainan kanker darah, tumor, kelainan metabolik, kelainan sistem imun dan juga kelainan darah lain yang bukan merupakan kanker. Inilah yang dimaksud dengan investasi dan proteksi biologis untuk masa depan.

Bahkan, setelah anaknya lahirpun, Cordlife juga membantu kita dengan menwarkan jasa Bebegene yaitu skrining kelainan kromosom untuk bayi baru lahir dan juga Metascreen atau skrining kelainan metabolik bawaan untuk bayi baru lahir. Kedua screening ini bersifat non-invassive, jadi aman ya untuk dilakukan oleh bayi.

Banyak banget screeningnya? Perlu ga sih? Ya perlu sih kalau mampu. Karena skrining ini dapat membantu para orang tua untuk dapat mengambil langkah yang tepat guna menunda, mengatasi, atau bahkan mencegah munculnya kondisi-kondisi tersebut. Jadi kita benar-benar bisa memiliki persiapan yang lebih baik dalam menyambut buah hati.

Bagi yang ingin lebih tau tentang Cordlife dan jasanya, bisa langsung hubungi sosial media dan juga web Cordlife yaa untuk rincian detailnya.

No Telp : +62 21-8086-4674 / +62 813-8060-5508
Facebook : PT Cordlife Persada
Instagram : @cordlifeindonesia
Website : www.cordlife.co.id

Ternyata seru banget The First Pregnancy and Parenting Virtual Festival in Indonesia atau Teman Prenatal Festival kali ini. Semoga akan ada festival serupa di tahun-tahun berikutnya yaa. Indonesian parents absolutely need this insightful event.

RELATED POST

17 Comments

  1. Congrats! Dapet door prize apa nih, Mah? Hehe.
    Ah iya. Cordlife. Aku tahu ini waktu cari-cari tahu soal penyimpanan tali pusat.
    Heboh kayaknya ya online festivalnya, sampai beberapa hari.
    Investment for the brain indeed.

  2. keren banget, banyak ilmunya jadi banyak belajar juga

  3. seru banget bisa ikut acara begini. kalau dulu aku waktu hamil nyari senam hamil aja cukup sulit. kalau sekarang semua serba mudah ya. asal mau melek informasi aja kalau sekarang. memang paling OK kalau jadi orangtua yang selalu prepare dalam segala hal untuk kehidupan rumah tangganya.

  4. Merencanakan kehamilan susah saya lakukan juga sejak jauh hari. Tapi sayang sampai sekarang kok ya malah blm dikasih Nya juga…

  5. Secara keseluruhan, materi yang disampaikan di acara Teman Prenatal Festival ini menarik sekali, tepatnya sangat mencerahkan. Terlebih bagi yang mempersiapkan kehamilan pertama kali (seperti saya yang ngarep dan still make effort utk bisa hamil), butuh banget ilmu tentang kehamilan dan parenting seperti ini.

  6. Berbobot banget ini materinya. Enaknya bisa kita saksikan dirumah ya Mba. Menurut keren sih itu. Aku sering ikutan IG Live nya Dokter Yassin, penjelasannya santuy tapi ngena gitu hehehe

  7. Teman Prenatal Festival padat ilmu yaa buat ibu dan calon ibu. Kalo aku yang makjleb itu topik baby blues syndrome. Ya maklum busui masih anget banget mengalami baby blues. Semoga tahun depan ada lagi nih TPF.

  8. Wah seru abis ya acaranya mba, moga jdi acara rutin tiap tahun ya mba

  9. wah semoga acara kaya gini bisa diadain rutin ya, krn ini bagus banget sih terutama untuk para calon ibu dan ayah yang sedang menantikan si buah hati. plus untuk para calon dads, juga biar jadi tau apa aja sih yg bisa mereka lakuin nantinya untuk ikut aktif nurturing dan support istri dan babynya

  10. aku ikutan hari pertama sampai selesai, hari kedua hanya kelas MPASI aja, trus hari ketiga ikutan pas door prize hahahah

  11. wah seru banget mba, aku cuma ikut di hari pertama aja, tapi kalo liat dari rundown nya emang lengkap banget talkshownya buat buibuk.

  12. Seru ya, walau sedang pandemi tapi acara tetap bisa berlangsung secara online. Enaknya bisa pilih kelas yang akan diikuti ini ya kak? Jadi kangen masa-masa hamil, melahirkan, menyusui dan tentunya masa golden age.

  13. Putri lasim says:

    Wah seru banget mbak, sayang telat infonya nih mbak 🙁 btw Congrats mbak! Dapet door prize apa nih, Mbak? hehehehhe

  14. wah seru juga ya mbak keliatannya meski via online, alhamdulillah di masa pandemi ini teman-teman bumil msh diberikan kemudahan untuk dapat fasilitas menambah ilmu dg aman di rumah aja 🙂 sehat selalu mbak …

  15. Huwaa ini keren banget dapat pembekalan ilmu danalam menghadapi ya mba, aku jadi pengen juga lagi program nih semoga lekas bisa menyusul seperti teman-teman.

  16. Tali pusar untukproteksi biologis? Wah baru tahu. Itu natinya diapakan ya Mbak, masih belum mudeng aku hehe. Tapi keren banget 3 hari webinar luar biasa XD

  17. Waw lengkap banget ya pembahasannya. Buat saya yang masih berusaha untuk program hami, ini seru sih sepertinya. Mulai bahas dari keuangan sampai gimana perawatan bayi. Nice share mbak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.