Family, How To, Kids' Activity, Sports, Tips

Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak – Rio’s Experience

Last Updated on February 12, 2021

Sebelum Rio ulang tahun ke 4, dia bilang dia pengen coba naik sepeda roda dua. Wah, challenge accepted! Saya juga termotivasi biar dia bisa mencapai goalsnya sih, I mean what a parent should do is to support their child, right? Setelah berpikir (sejenak), dan praktek langsung, akhirnya menemukan cara cepat belajar sepeda roda dua untuk anak balita!

Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak

Udah beberapa kali saya share di IGS, dan sekarang saya share cerita lengkapnya di blog ya. Menurut saya, cara ini lumayan oke sih karena cepat dan juga orang tua ga harus encok megangin sepeda anak hahaha. Win-win solution. Seperti apa caranya? Silakan baca terus yaa.

Keinginan Naik Sepeda Roda Dua

Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, Rio tiba-tiba bilang aja dia pengen naik sepeda roda dua pas ulang tahun. Waktu itu dia bilangnya Desember. Ulang tahunnya Februari. Hmm, bisa ga ya dia belajar sepeda roda dua sebelum umurnya 4? Well, challenge accepted!

Saya dan Arga malah senang Rio ingin mencobanya sendiri hahaha. Tahap pertama untuk melakukan sesuatu ya harus ada motivasi kan. Senang aja motivasinya dateng dari Rio sendiri. Mungkin karena lihat teman-temannya di kompleks (yang sebagian besar lebih tua) udah bisa sepeda roda dua. Ya wajar sih dia minta coba juga.

Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak
Rio dan sepeda roda empatnya (dulu)

Melihat personality Rio yang agak trauma-an, alias kalau jatuh dia ogah coba hahaha (we need to work on this), saya mulai berpikir bagaimana caranya agar dia bisa belajar roda dua. Dengan syarat dia ga trauma DAN orang tua ga terlalu capek. Ya maklum saya di trimester 2 kehamilan , jadi kayanya ga mampu deh kalau harus ngejar-ngejar sambil megangin sepeda huhu. ENCOK!

Baca   My Pregnancy Diary II - Perjalanan Trimester Pertama

Apa Kita Pakai Balance Bike?

Lalu teringat kalau dulu sebelum Rio beli sepeda, saya pengen membelikan Rio balance bike. Udah banyak artikel dan testimoni orang yang positif soal balance bike ini. Mulai dari motorik anak menjadi lebih baik, lebih cepat beralih ke sepeda roda dua hingga ada kejuaraannya jadi anak belajar berkompetisi sejak dini.

Yang paling menarik sih di poin lebih cepat beralih ke sepeda roda dua hahaha. Keinget banget Teh Icha Annisast itu waktu beliin anaknya sepeda roda dua (transisi dari balance bike) ga sampai 30 menit langsung bisa. Dan itu belum beli loh, baru dicobain di tokonya. Iya cepet banget kan!

Mana Rio udah paham dan sudah bisa manuver dengan sepeda roda empatnya. Jadi kayanya akan lebih cepat untuk dia menggunakan balance bike. Apalagi umurnya 3 tahun dimana kemampuan motoriknya sudah lumayan baik lah.

Sewa vs. Beli?

Ini pertanyaan berikutnya, kita sewa apa beli? Soalnya kalau beli, ya harus survey merk dulu, dan juga mengeluarkan budget lagi. Yang sebenarnya oke juga sih, tapi apa bakal kepakai lama? Akhirnya pilihannya jatuh ke sewa balance bike aja kali ya.

Kebetulan teman SD ada yang punya rental perlengkapan bayi dan mainan anak yang juga menyewakan balance bike. Kebetulan juga, pas mau pinjam akhir Desember, lagi ada sale harga sewa HAHAHA. Dari Rp.200.000/4 minggu menjadi Rp. 150.000/4 minggu saja. Allah tau aja ya yang saya butuhkan~

Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak London Taxi

FYI, bagi yang mau lihat-lihat rental temenku, bisa ke IG @mamanda_babyrent ya atau langsung ke situsnya. Recomended sih karena udah beberapa kali rental disana (termasuk booster seat) dan memuaskan!

Pengalaman Naik Balance Bike

Setelah deal untuk sewa, akhirnya balance bike London Taxi datang! Wah lumayan juga dengan harga yang cukup terjangkau, bisa menyewa balance bike dengan merk dan kualitas yang super! Oiya, pastikan foto dan video saat barang rentalan datang yaa, kalau ada complain kerusakan jadi lebih enak untuk dikomunikasikan.

Pas balance bike datang, saya biarkan Rio melihatnya dan “berkenalan” dengan balance bike London Taxi. Setelah itu, mulainya program belajar sepeda roda dua dengan cepat ala Ibu Faradila! Tahapannya adalah :

1. Berkenalan dengan balance bike

Hal ini dilakukan biar anak mengerti apa yang akan dikendarainya. Selain itu, biar anak juga paham perbedaan antara balance bike dengan sepeda biasa.

Karena Rio sudah familiar dengan sepeda biasa, ya saya hanya menjelaskan bahwa balance bike itu ga ada pedal dan rem tangannya. Jadi mulai meluncur pakai kaki dan ngerem juga pakai kaki. Terus kalau sudah jalan, keseimbangan harus dijaga karena nanti kakinya akan dinaikkan.

Dijelasin pakai kata-kata? Oh tentu tidak HAHAHA. Namanya juga anak cowo, kayanya lebih masuk kalau dijelaskan secara visual. Akhirnya kita putar video Youtube ini. Langsung click deh~

2. Berputar di dalam rumah dengan balance bike, sembari belajar jalan dan mengerem

Karena saya tau Rio cukup hati-hati anaknya, jadi saya biarkan dia berputar-putar di dalam rumah dengan balance bikenya. Cukup dengan berjalan sih. Intinya biar dia beradaptasi dan mengerti cara manuver dengan balance bike.

Cukup dua hari saja karena hari ketiga Rio mulai ngebut HAHAHA. Oke berarti waktu yang tepat untuk masuk ke tahap ketiga.

Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak

3. Mulai mengendarai balance bike di luar rumah

Disini saya biarkan dia mengendarai sepedanya di jalan di depan rumah. Tidak lupa juga diberikan safety tips seperti kalau ada mobil atau motor harus minggir & berhenti, dsb.

Ga sampai seminggu, Rio udah ngebut dong ternyata hahaha. Malah bisa meluncur dan menjaga keseimbangan dengan cukup lama. Wow, ternyata cepet juga ya. I was proud and happy I introduced balance bike to him. Meskipun di usia hampir 4 tahun yang termasuk yang agak telat sih menurut sebagian orang. Well, better late than never!

Balance Bike Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak

Balance Bike Cara Cepat Belajar Sepeda Roda Dua Untuk Anak

FYI untuk durasi main di luar, biasanya Rio main setelah sarapan + mandi (sekitar jam 9an) atau di sore hari. Biasanya ga sampai 1-2 jam sih, tapi ya namanya anak-anak, disesuaikan saja sama kondisi anak dan cuaca di luar.

4. Kalau sudah cukup seimbang, transisi ke sepeda roda dua

Melihat Rio udah lamaaa banget bisa angkat kaki di balance bike, alias keseimbangannya sudah cukup bagus, Arga memutuskan untuk mencoba membantu Rio transisi ke sepeda roda dua. Kurang lebih ada kali ya 2 minggu total Rio belajar dari awal hingga bisa cukup seimbang seperti ini. Finally, the last step we are all waiting for!

Akhirnya Berani Lepas Training Wheels di Sepeda Utama

Arga mewanti-wanti Rio, kalau sudah lepas training wheels sepeda, berarti tidak boleh dipasang lagi. Ya capek juga sih lepas pasang hahaha. Setelah Rio meng-iya-kan, cuss langsung kita lepas. We never looked back since then.

Awalnya memang kagok, karena ada pedal dan juga lebih berat daripada balance bike. Jadi harus gowes dan jalan terus kan biar ga kehilangan keseimbangan dan jatuh. Waktu transisi juga Rio sempat hampir jatuh dan teriak-teriak hahaha. Malah tambah ngomel-ngomel pula. Maklum, threenager.

it be like that sometimes

Menurut pengamatan saya sih, dia kurang PD sih dengan sepeda roda duanya itu di awal. Kalau ga PD ya anak ga mau dan males kan ya. Akhirnya tetap diakalin dengan Arga memegang sepedanya dan menemaninya bolak balik.

Tapiiii proses kejar-kejaran, pegang-pegangan sepeda itu paling hanya 30 menit-1 jam saja loh! Setelah itu Rio bisa gowes sendiri meskipun pelan. YEAY MISSION ACCOMPLISHED! Rio akhirnya bisa naik sepeda roda dua tanpa banyak drama dan orang tua bebas encok tentunya~

Baca   Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak di Musim Pancaroba

Berhasil Naik Sepeda Roda Dua!

Alhamdulillah dalam waktu kurang dari 1 bulan (sekitar 2.5 hingga 3 minggu saja) Rio bisa transisi dari sepeda roda empat ke balance bike dan akhirnya berhasil naik sepeda roda dua! Itu semua tercapai sebelum dia 4 tahun, jadi ya goalsnya tentu tercapai hihi. I am so proud!

Setelah dia bisa mengendarai sepeda roda dua, ya balance bikenya tidak terlalu banyak dipakai lagi. Malah dicoba anak tetangga dan pada ketagihan hahaha. Tetangga juga pada takjub ternyata cepet juga transisi ke sepeda roda dua dengan menggunakan balance bike. Benar-benar cara cepat belajar sepeda roda dua untuk anak tanpa banyak drama~ Hasilnya juga terpampang nyata, a big success!

@faradiladputriCara anti encok ajarin anak naik sepeda 😂 ##gowes ##balancebike ##bbike ##fyp ##foryou ##foryoupage ##parenting ##parentingtips ##londontaxi ##londontaxibike♬ HAD ME LIKE [CLEAN] – Lem Thyret

Setelah familiar dengan gowes sepeda roda dua, lalu mulai lah berbagai atraksi hahaha. Udah ngebut lah, gowes pakai berdiri lah. Tapi tentu dengan mengajarkan safety tips di jalanan ya. Ga mau dong anak udah jago sepedaan tapi malah bikin onar di jalan huhu. So teach them to be mindful of others and also to prioritize safety measures!

Bonus Tips Tambahan!

Beberapa tips tambahan dari saya adalah :

  1. Follow the child. Ikutin anaknya. Kalau belum siap ya jangan dipaksa, takutnya trauma. Kalau udah siap, ya kita harus siap membantu. That’s what I did & the result is amazing!
  2. Ga usah buru-buru, ikutin pace atau kecepatan anak dalam belajar sepeda. Ada anak yang motoriknya unggul, ada pula yang sebaliknya.
  3. Buat anak nyaman dan kenal dengan sepeda. Ini penting sih, karena anak harus merasa nyaman dan PD dulu (menurut saya) untuk mengendarai sepeda.
  4. Kalau belum siap, coba disounding terlebih dahulu atau tunjukkan video anak mengendarai sepeda. Kalau ada motivasi eksternal, seperti Rio yang lihat tetangga, maka akan lebih mudah.
  5. Perkenalkan juga safety riding atau mengendarai secara aman. Mungkin soal safety riding bakal dibahas di blog post terpisah kali yaa hehe. Stay tuned!
Baca   Mendidik Anak Menjadi Tanggap yang Lengkap

Sekian perjalanan cara cepat belajar sepeda roda dua untuk anak balita ala saya. Semoga pengalaman Rio ini bisa membantu para bapak dan ibu yang ingin anaknya cepat mengendarai sepeda roda dua. Dan semoga nanti anak kedua juga mulus jalannya transisi ke roda dua seperti ini, aamiin! Thanks for reading!

RELATED POST

4 Comments

  1. harus sering latihan biar lancar naik sepeda,

  2. balance bike memang bagus ya bund buat awal”an melatih anak menyeimbangi cara naik sepeda

  3. Aku keinget pas dulu dapet sepeda pertama. Rumah kebetulan gak ada halaman dan tepat di pinggir jalan. Riskan kalau mau belajar sebab banyak kendaraan. Tapi, di space yang sempit itu eh tahunya pelan-pelan bisa sendiri 🙂 dan pas pindah ke pinggiran yang halamannya luas dan jalanan kampung sepi, wah makin bahagia.

    Sepeda balance ini lagi tren. Bahkan ada kompetisinya. Menarik dan bagus juga buat latihan.

  4. Habis baca ini jadi terpikir juga, apa aku belo balance bike dulu ya buat si kecil. Sekarang usianya sudah memasuki 3 tahun (baru kemarin sih) mana tau nanti kalau doi minta naik sepeda, jadi mommy nggak merasakan sesi encok ya khan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.