Beauty, Health, How To, Technology

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?

Apakah sudah waktunya operasi lasik mata? Pertanyaan ini terus saya ulang semenjak saya tes mata beberapa minggu yang lalu demi kacamata baru. Yaa karena sedih aja minus dan silindernya nambah huhuhu.

Kalau diingat-ingat, sudah cukup lama ya saya memakai kacamata. Dari tahun 1999 loh (iya dari kecil – not proud huhu). Kenapa ga pakai softlens? Kurang PD dan serem hahaha. Call me old fashioned, tapi saya lebih nyaman pakai kacamata.

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?

Tapi kan lama-lama capek juga ya cariin kacamata yang ternyata dipindah Rio entah kemana hahaha. Belum lagi kemarin kejadian kacamata patah karena ketindihan HAHAHA. Jadi berfikir, apa perlu operasi lasik mata dalam waktu dekat ini?

Perjalanan Memakai Kacamata

Saya suka sekali membaca buku dan juga nonton TV hahaha. Dua kombinasi ini tentu membuat mata saya cukup kelelahan. Apalagi sekarang, saya banyak berkutat dengan laptop dan HP demi kerjaan. Kalau melihat resep kacamata saya, duh pasti kaget. Soalnya cukup besar juga. Suami saya juga kaget hahaha. Kok makin lama makin nambah ya…..

Sebelum curhat lebih panjang lagi, saya nostalgia dulu ke asal muasal saya memakai kacamata. Sekitar kelas 3 SD, waktu itu saya di USA, saya sadar kok kalau duduk di belakang, agak susah melihat ke papan ya. Apalagi kelasnya moving class dan tempat duduk selalu berpindah. Saya kurang nyaman dengan kondisi duduk di belakang.

Baca Gainesville, Florida; A Place to Remember!

Lalu di check lah ke rumah sakit terdekat. Hmm, ternyata mata saya minus. Uniknya lagi cuman 1 yang minus. Yang satunya lagi tidak. Malah katanya plus! Saya ingat dokternya bolak balik periksa karena agak ga percaya kok anak kecil bisa plus hahaha. Itu di tahun 1998/1999 sih. Sekarang jawabannya ketauan ternyata satunya lagi silinder, bukan plus hihi.

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?

Saat awal saya memakai kacamata, saya maluuuuuuuuuu! Ga mau dipakai lah. Minder. I am afraid of people calling me four eyes, hiks. Tapi berkat dibujuk guru dan orang tua, ya dipakailah dikit-dikit. Pokokya pas sekolah males aja pakai kacamata. Takut di bully.

Saya baru intens pakai kacamata pas SMA dan kuliah. Kalau SMA sih jelas kalau duduk di belakang. Kalau kuliah pakai terus karena sering duduk dibelakang HAHAHA. Saya juga agak susah melihat kalau menyetir malam-malam. Jadi pas kuliah dan setelah kuliah, 75% saya memakai kacamata.

Makin lama kok makin ketergantungan dan minus & silindrisnya makin nambah… Setelah baca-baca, ternyata ada operasi yang mampu membuat penglihatan lebih baik lagi. Beberapa teman saya juga sukses melakukan operasi ini. Jadi tertarik dong ya. Emang operasi apa sih?

Operasi Lasik (Laser Assisted In-Situ Keratomileusis)

Yap, operasi Lasik adalah kunci memiliki penglihatan yang lebih baik lagi. Lasik adalah tindakan medis yang menghasilkan penglihatan yang lebih baik bagi para pasien. Tindakan ini memanfaatkan laser untuk membentuk kembali kornea, atau bagian yang jernih dan bulat pada bagian depan mata. Dengan dilakukannya tidakan Lasik, ketergantungan pada pemakaian kacamata atau lensa kontak akan hilang. Finally free! 😀

Lasik ini cukup aman dan sudah banyak dilakukan. Prosedur ini juga berasal dari penelitian dan percobaan yang berlangsung selama puluhan tahun dalam bidang perawatan mata melalui pembedahan. Jadi tidak perlu khawatir yaa, tidak sakit juga kata beberapa orang.

Baca Cara Mudah Mengurangi Stress 

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?
Courtesy of Pixabay

Menurut www.klinikmatanusantara.com, operasi lasik mata dapat mengobati kelainan refraksi yang meliputi rabun jauh hingga -12 Dioptre, mata silinder +/- 6 Dioptre, rabun dekat hingga 8 Dioptre. Sebelum dilakukan tindakan lasik, kita juga tentu diperiksa terlebih dahulu. Selain melihat dari ketebalan kornea, yang bisa melakukan operasi lasik mata adalah :

  • berusia 18 tahun atau lebih,
  • memiliki mata yang sehat,
  • memiliki penglihatan yang stabil,
  • tidak sedang menyusui atau hamil,
  • tidak menderita diabetes,
  • menanggalkan softlens selama 2 minggu sebelum operasi,
  • dan menanggalkan hardlens selama 3 minggu sebelum operasi.

Tentu semuanya harus lewat proses pemeriksaan dan pengecheckan secara lengkap oleh dokter.

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?
Courtesy of Pixabay

Efek Samping Lasik

Jenis dan lamanya efek samping yang dirasakan berbeda-beda pada tiap pasien. Secara umum orang yang menjalani Lasik akan mengalami sedikit rasa seperti ada “butiran” di mata Anda, silau, mata menjadi kering dan ketajaman penglihatan yang berubah-ubah.

Efek samping ini biasanya bersifat sementara dan umumnya akan hilang seluruhnya beberapa bulan setelah prosedur. Tapi kan sudah alhamdulillah bisa melihat tanpa kondisi mata minus, plus atau silinder yaaa. 😀

Prosedur Operasi Lasik Mata

Sebelum dilakukannya operasi, ada beberapa pemeriksaan yang harus Anda lakukan untuk melihat apakah kita diperbolehkan untuk operasi Lasik, yaitu :

  • refraksi
  • pengukuran tekanan intraokular
  • topografi (pemetaan) kornea
  • produksi air mata
  • ketebalan kornea
  • specular microscope
  • pemeriksaan laboratorium
  • pemeriksaan mata secara fisik.

Ada beberapa langkah dalam operasi Lasik itu sendiri. Langkah pertama adalah 3D Corneal Mapping, yang menentukan ketajaman penglihatan dengan menggunakan analisis muka gelombang (wavefront).

Langkah kedua dalam tindakan Lasik adalah pembuatan flap personal, dengan menggunakan metode IntraLase. Pembentukan flap ini disesuaikan dengan bentuk mata.

Flap LASIK, yaitu suatu lapisan jaringan yang tipis, kemudian dilipat kembali dalam persiapan untuk membentuk kembali kornea dengan hati-hati.

Langkah terakhir adalah adalah untuk membentuk kembali kornea secara hati-hati dengan menggunakan Laser Excimer berdasarkan pengukuran analisis muka gelombang (wavefront) dan informasi koreksi. Disini dokter akan memposisikan flap dan operasi akan selesai.

Baca 5 Tips untuk Memiliki Pikiran yang Sehat

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?
Courtesy of Pixabay

Lasik di KMN EyeCare

Salah satu tempat dimana kita bisa melakukan Lasik mata adalah di Klinik Mata Nusantara atau KMN EyeCare. KMN EyeCare didirikan oleh dokter retina terbaik di Indonesia, Dr. Sjakon G. Tahija, SpM. dan merupakan bagian dari PT Austindo Nusantara Jaya Healthcare. Terdapat 5 lokasi KMN EyeCare yaitu di Kemayoran, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Pantai Indah Kapuk, dan Semarang.

KMN EyeCare memiliki dokter-dokter mata yang terbaik dan telah memiliki nama besar di masing-masing sub-spesialisnya. Selain itu, terdapat layanan terpadu yang mencakup optik laboratorium dan farmasi.

Lasik di KMN EyeCare berbeda dengan Lasik konvensional. Operasi Lasik di KMN EyeCare tidak menggunakan pisau sama sekali dan hanya menggunakan laser femtosecond. Ini memberikan hasil yang jauh lebih baik dalam hal presisi dan akurasi bila dibandingkan dengan Lasik konvensional.

Lasik di KMN EyeCare secara khusus menggunakan dua buah alat: Femtosecond Laser dan Excimer Laser. Hanya kombinasi dari kedua buah alat ini yang dapat disebut sebagai “LASIK tanpa Pisau”. Selain itu, hal lain yang membuat Lasik di KMN EyeCare berbeda adalah :

  1. Tingkat keamanan yang lebih tinggi. Lasik yang digunakan di KMN EyeCare telah memperoleh persetujuan
  2. Beberapa prosedur Lasik hanya membentuk kembali kornea berdasarkan resep standar, sehingga memberikan prosedur yang sama bagi semua orang. Di KMN EyeCare, Lasik menggunakan teknologi yang dipandu oleh muka gelombang (wavefront) untuk memberikan peta diagnostik kornea secara teliti untuk masing-masing individu.
  3. Penyembuhan. Flap yang diciptakan dalam LASIK secara umum akan lebih cepat berikatan kembali dengan lapisan stroma di bawahnya.

Jika prosedur lancar, hanya butuh 20 menit untuk melakukan operasi Lasik. Cukup cepat yaaa. Memang sih kita dianjurkan melihat menggunakan mata sesegera mungkin agar dapat beradaptasi dengan penglihatan kita yang baru. Namun, perlu diingat bahwa kita tidak boleh menggosok mata, membiarkan air masuk ke dalam mata, atau memakai makeup di sekitar mata. Noted!

Biaya Operasi Lasik

Penasaran kan berapa biayanya? Untuk di KMN EyeCare, seperti yang tertera di websitenya, biaya operasi lasik adalah untuk dua mata adalah kurang lebih Rp 33.700.000,-* (sudah termasuk pemeriksaan penunjang).

FYI ada promo diskon biaya lasik mata juga sampai tanggal 31 Mei khusus di KMN EyeCare. Harga diskonnya jadi Rp. 27.000.000,- loh. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi halaman promo lasik ini.

Apakah Sudah Waktunya Operasi Lasik?

Cukup menarik ya promonya! Nah, tunggu apa lagi, yuk segera periksakan mata kalian jika ada keinginan untuk operasi lasik mata di KMN EyeCare. Anyway, bagi yang sudah atau ingin operasi lasik mata, sharing dong persiapan kalian dalam melakukan operasi lasik. Ditunggu komentarnya dibawah ini ya! Thanks for reading 🙂

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.