Family, Health, Parenting, Tips

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal – Food For Kids Indonesia

Hai hai semua! Saya mau sharing sedikit ilmu yang saya dapatkan dari acara Kelas Gizi Food For Kids Indonesia. Yap lagi-lagi saya mengikuti acara FFI karena materinya memang bagus bagus! Kebetulan pada tanggal 8 September 2018 kemarin, topiknya adalah seputar Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal. Wah menarik banget nih karena selain membahas soal gizi, ternyata membahas sedikit mengenai pola asuh anak-anak para ibu millennials *lirik diri sendiri*.

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Kali ini ada dua narasumber yaitu Dr. Ir. Dwi Hastuti dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB serta Annisa Rizkiani S.Gz., M.Si. yang merupakan seorang ahli gizi. Nah tau sendiri jaman sekarang sudah berbeda dengan jaman dahulu. Semuanya jadi serba cepat dan instan. Lantas, apa yang mesti kita (orang tua) lakukan agar bisa mendidik anak dengan baik di era modern ini? Yuk yuk disimak penjelasan dari para narasumber di bawah ini.

Dr. Dwi menjelaskan bahwa sekarang nih kita sedang membesarkan anak-anak dari generasi Alpha. Generasi ini sepenuhnya hidup di jaman gadget dan internet. Bahkan bayi juga bisa terjerumus oleh gadget. Um, Rio juga udah mahir menggunakan gadget (not my proudest moment but umokay).

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Beberapa cara yang dapat dilakukan agar kita bijak dalam memberikan gadget kepada anak adalah :

  1. Bijak dalam memberikan akses – kasih tau do’s and don’t, punya kesepakatan
  2. Memberikan contoh/teladan berperilaku yang baik – jangan main gadget terus di depan anak ehm
  3. Menanamkan kontrol diri yang kuat pada anak

Yang paling penting adalah poin terakhir. Kita harus mengajar anak untuk memiliki kontrol diri yang kuat. Hal ini akan bermanfaat di kemudian hari. Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan reward & punishment dengan catatan dia mengerti kenapa dia diberi reward dan kenapa dia diberi punishment. Lambat laun dia akan mengerti apa yang boleh dan tidak boleh diperbuat.

Baca Belajar Mendidik Anak di Era Digital

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal -Dr. Dwi Hastuti

Dr. Dwi menambahkan bahwa semua perilaku harus dilakukan dengan self control. Anak-anak itu cerdas loh, mereka menkritik dan mencontoh apa yang kita lakukan. Anak berperilaku karena mereka melihat/mengamati dan menyimpannya di memori. Jadi perilaku kita juga perlu diperhatikan.


Dalam sesi Dr. Dwi, dijelaskan juga prinsip dalam membentuk perilaku, yaitu :

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Anak kritis ternyata tidak boleh disuruh diam loh Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Justru kita harus memupuk rasa ingin taunya dan menjelaskan (sampai tahap yang bisa kita jelaskan dengan baik) hal yang mereka tanyakan. Jadi orang tua memang harus kreatif dan jangan mau kalah atau cepat lelah mendengar pertanyaan anak yang segudang ya hahaha.

Baca Mendidik Anak Menjadi Tanggap yang Lengkap

Berilah anak banyak alternatif bermain dan juga stimulasi karena anak akan berpikir. Ini akan berguna bagi masa depannya dimana mereka bisa menyelesaikan masalahnya sendiri (menjadi mandiri) dan juga dapat mengambil keputusannya sendiri.


Salah satu hot topic dalam acara ini adalah membentuk pola makan yang baik.  Beberapa tips dalam memulai pola perilaku makan yang baik dan sehat adalah

  • Tanamkan nilai tentang makanan sejak dini – contohnya preferensi makanan seperti sayur baik untuk kesehatan, dll.
  • Bentuk kebiasaan makan yang baik – duduk, table manner, memakai tangan kanan, dll.
  • Berikan anak pujian saat menghabiskan makanan
  • Memberikan penjelasan mengapa perlu makan – bisa diibaratkan mobil dengan bensin

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal -Dr. Dwi Hastuti

Dr. Dwi mengatakan bahwa kadang anak males makan karena kurang merasakan kesenangan dan kasih sayang ketika waktu makan. Kadang kalau anak ga makan, ga nelen atau ga ngunyah, kita langsung melotot, ngancem, atau bahkan teriak-teriak kesel. Makin ga enjoy lagi kan si anak untuk makan. Siapa sih yang mau pas makan diteriak-teriakin dan di sebel-sebelin. Bhaaay jadi males makan ya.

Oleh karena itu, apabila anak GTM atau mogok makan, segeralah berikan dia kasih sayang berupa sentuhan dan kehangatan. Tanyakan kenapa (atau coba meraba-raba kenapa – bagi yang anaknya belum bisa ngomong) dia mogok makan. Emang butuh kekuatan ekstra untuk menyembunyikan rasa kesal dan kecewa mereka tidak mau makan, but we are the adult. Harusnya kita yang bisa tahan emosi dan ego kan?


Ternyata dalam proses makan ini, terdapat pula latihan untuk self kontrol atau kontrol diri anak loh. Salah satunya dengan cara memberikan pilihan kepada anak untuk memilih makanannya sendiri (dalam batasan-batasan makanan yang bergizi ya!).

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Misalnya kita bisa melibatkan dia dalam memilih lauk dan sayur yang akan dimasak. Mau kangkung atau bayam? Mau ayam atau ikan? Mau nasi apa pasta? Hal ini berguna dalam melatih anak untuk memilih makanan yang baik dan juga untuk meminimalisir terbuangnya makanan. Tentu dia sudah memilih lauk pauk, jadi harus dihabiskan dong hehehe.

Dr. Dwi memberikan penjelasan bahwa makan adalah suatu proses belajar. Belajar tentang adab dan juga belajar memberikan pilihan. Jadi sangat penting bagi kita untuk mendidik anak secara serius. Caranya gampang kok dengan catatan kita melakukannya dengan kasih sayang dan kelembutan (eye to eye, skin to skin). Pokoknya anak harus merasa nyaman, aman dan senang berada di dekat kita.


Ngomongin perilaku makan tentu kita tidak bisa mengabaikan sisi pengetahuan mengenai gizi. Sebagai ibu millennial, kita harus tau dan update apa saja yang dibutuhkan oleh anak generasi Alfa ini. Beruntunglah ada Ibu Annisa Rizkiani selaku ahli gizi yang menjelaskan lebih lanjut.

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal -Annisa Rizkiani

Zat gizi adalah suatu zat yang diperlukan manusia agar fungsi sistem tubuh dapat berjalan dengan normal. Zat gizi ini erat kaitannya dengan kesehatan optimal dan peningkatan kualitas hidup. Zat gizi juga penting karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi sendiri, jadi kita harus mendapatkan zat gizi dari makanan.

Baca Kelas Gizi Food For Kids Indonesia – Gizi Pas Anak Cerdas

Ternyata, mulai dari 2 minggu pertama kehamilan, zat gizi seorang anak harus diperhatikan loh. Masa-masa itulah masa pembentukan otak. Makanya lebih baik merencanakan kehamilan atau makan makanan bergizi jika berencana hamil, jadi 2 minggu pertama kehidupan itu bisa optimal. Hal ini akan merembet ke 1000 hari pertama kehidupan dan juga pada saat anak balita dan sekolah.

Ibu Annisa juga membagikan contoh pembagian waktu makan dan porsinya. Ingat, porsinya disesuaikan dengan anaknya ya. Jika ada keterangan porsinya sebesar telapak tangan, berarti itu sebesar telapak tangan ANAKNYA bukan Ibunya hehehe. Banyak yang keliru soal ini.

Baca Mengenal “Isi Piringku” di Festival Gizi Anak 

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Jangan lupa untuk mengenalkan anak untuk menyukai minum air. Hal ini penting untuk menjaga metabolisme tubuh dan juga menghindari dari dehidrasi. Pastikan juga alat makan anak food grade dan dicuci bersih untuk menjaga higienitasnya.

Oiya, Ibu Annisa juga menekankan pentingnya food prep alias food preparation untuk kehidupan berrumah tangga. Dengan melakukan persiapan dan perencanaan alat dan bahan sebelum memasak, kita dapat mengurangi food waste dan juga dapat mempermudah pekerjaan sehari-hari. Oiya, selalu ingat untuk mengolah makanan secara tepat ya alias dengan metode dan suhu yang tepat.


Pada akhir acara terdapat sesi tanya jawab seperti biasa. Saya tuliskan beberapa highlights penting dari jawaban yang diberikan Dr. Dwi dan Ibu Annisa di bawah ini ya.

  • Semua anak ingin diperlakukan sama. Jika ada adik yang jaraknya dekat, jangan lupa beri waktu dan perhatian khusus untuk kakak-kakaknya.
  • Adiksi game online berbahaya. Begitu pula dengan konten dewasa di internet. Kemenkominfo terus berusaha memblacklist tapi selalu saja ada konten konten tersebut. Sehingga satu-satunya cara adalah untuk mengontrol diri kita dan melatih anak untuk memiliki kontrol diri yang baik.
  • Jangan lupa eye to eye contact ketika berkomunikasi dengan anak.
  • Salah satu quality time yang bagus adalah dengan bercerita/membaca buku. Paling efektif jika mau tidur karena tubuh dalam keadaan rileks dan siap istirahat.
  • Always give your kids loving touches, hugs and kisses. They need it the most.
  • Tips untuk membuat anak menjadi lebih tinggi adalah dengan zat gizi yang beragam, bergizi serta seimbang DAN stimulasi yang tepat (olahraga renang atau basket, dll). Zinc sebagai booster saja.
  • Samakan waktu makan keluarga agar anak terbiasa dengan rutinitas sehari-hari.

Sekian sharing ilmu yang saya dapatkan. Semoga bisa menjawab beberapa pertanyaan dan juga mungkin insya Allah bermanfaat bagi yang membaca 🙂 Oiya FFI ini juga sering mengadakan acara Kelas Gizi ini sebulan sekali. Jadi silahkan cari infonya di IG @ibuibukotahujan atau @foodforkidsindonesia ya! Thank you for reading!

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

Anak Ibu Millennial Butuh Gizi Maksimal - Kelas Gizi Food For Kids Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.