Health, Thoughts

Masker Kain – Efektif atau Tidak?

Awal April kemarin, sudah menjadi keharusan bagi masyarakat untuk memakai masker (lebih baik masker kain, karena masker medis ya untuk nakes) di tempat umum. Tapi apakah masker kain efektif atau tidak dalam mencegah Covid-19?

Mengapa Memakai Masker?

Untuk mencegah meluasknya penyebaran Covid-19. Seperti yang disebutkan sebelumnya, virus ini menular melalui droplets atau percikan air liur dari orang yang batuk, bersin atau meler~ Jadi dengan memakai masker, kita dapat mengurangi tingkat penyebaran tersebut.

Baca   Apa Itu Covid-19? - Menurut Jurnal Ilmiah

Banyak jenis masker yang ada, dari masker kain hingga N95 dan juga respirator. Silakan baca infografis dibawah ini untuk keterangan lebih lanjut yaa.

Masker Kain - Efektif atau Tidak
Courtesy of Divisi Humas Polri

Katanya Hanya Orang Sakit Aja?

Ternyata orang sehat juga diwajibkan pakai. Nah, di awal April kemarin, juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Bapak Achmad Yurianto mengumumkan bahwa pemerintah akan membuat program Masker untuk Semua.

Setelah diumumkan, saya sempet kan ke bank untuk mengurus token yang hilang. Disitu, kita diwajibkan untuk memakai masker. Kalau tidak, maka tidak akan dilayani. Karena sudah banyak kasus asymptomatic alias penyebaran tanpa gejala. Selain itu, aja juga silent carier yaitu pembawa virus yang tidak menunjukkan gejala sakit.

Jadi agar bisa berhati-hati dan menekan jumlah populasi yang terkena Covid-19, diharapkan semua orang memakai masker. Untuk general public, cukup memakai masker kain aja yaa. Ga usah pakai masker medis. Itu hanya untuk tenaga kesehatan ajaa.

Coba simak tweetnya Belva dibawah ini kenapa ada program Masker untuk Semua.

Negara Mana Saja yang Mewajibkan Penduduknya Memakai Masker?

Di Asia, sudah cukup umum untuk menggunakan masker di tempat umum. Indonesia juga meskipun tidak sesering Korea Selatan, China dan Taiwan. Bahkan mask ban yang telah terjadi di Hong Kong dicabut agar masyarakat dapat memakai masker pada saat pandemi.

Republik Ceko adalah negara Eropa yang pertama kali mewajibkan penggunaan masker, pada tanggal 18 Maret. Disusul dengan Slovakia, Bosnia & Herzegovina, Austria, dan Turki. Dan masih banyak negara lainnya yang ikut menerapkan kebijakan memakai masker di tempat umum.

Baca   Cara Membantu Sesama dalam Pandemi Covid-19

Efektif Atau Tidak?

Sejauh ini, memang belum banyak penelitian yang menunjukkan kinerja masker kain. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan tentang efektifitas bahan kain, jumlah lapiran dan juga jenis filter. Namun belum ada clinical trial. Tapi secara garis besar, masker kain tidak dianjurkan untuk tenaga medis.

Makanya kita (masyarakat umum) saja yaa yang pakai. Setidaknya kita bisa mencegah droplet untuk menempel di barang atau orang, jika kita memang memiliki virus tersebut (jangan sampai tapi ya). Lebih baik mencegah daripada mengobati kan?

Masker Kain - Efektif atau Tidak
Courtesy of SmartAirFilter.com

WHO juga mengingatkan kita untuk jangan telena. Menggunakan masker bukan berarti kita lengah mencuci tangan dan menjaga kebersihan yaa. Tetap mencuci tangan harus dilakukan, dan jangan suka memegang bagian muka.

Beli vs. Membuat Sendiri?

Kalau lihat di marketplace online, sudah banyak yang menjual masker kain. Saya pribadi sih sudah beli untuk keluarga. Minimal 1 orang memiliki 7 masker yang digunakan setiap hari. Karena memang daya tahan masker hanya 4 jam saja dan harus dicuci setiap kali berpergian. Tapi mengingat saya hanya pergi sekali-kali, jadi 7 jumlahnya cukup.

Nah, kalau mau bikin atau buat sendiri, jangan lupa perhatikan beberapa hal ini yaa menurut CDC :

  • Ukurannya pas dan nyaman di pakai di muka.
  • Menggunakan beberapa lapis kain (atau bisa ditambah filter sendiri).
  • Dapat diamankan dengan tali atau cantolan di kuping.
  • Dapat dicuci tanpa merusak atau merubah bentuk.
  • Tidak mempersulit kita untuk bernafas.
Masker Kain - Efektif atau Tidak
Courtesy of SmartAirFilter.com

Kalau mau bikin sendiri juga bisa kok. Silakan baca blog post di bawah ini yaa untuk beberapa referensi membuat masker sendiri dengan dijahit maupun tidak dijahit.

Baca   Cara Membuat Masker Kain (Menjahit & Tanpa Menjahit)

Terlepas dari ada atau tidaknya penelitian, menurut saya pribadi, memakai masker dapat mengurangi resiko menularkan virus Covid-19. Saya juga lebih nyaman memakai masker jika harus berpergian keluar rumah sekarang.

Tapi apakah masker kain efektif atau tidak, balik lagi ke kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan juga. Jangan dilupakan ya salah satu dari hal tersebut. Dengan begitu, Insya Allah kita dapat bebas dari penyakit ini 🙂

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.