Technology

Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs Serta Jenis-jenisnya

Last Updated on July 7, 2024

Breadcrumbs pada website yang dibuat dengan VPS Indonesia terbaik termasuk elemen yang sangat penting untuk membantu pengguna mengetahui posisi mereka. Istilah “breadcrumbs” mungkin terdengar unik dan mengingatkan kita pada remahan roti. Dalam konteks website, breadcrumbs adalah elemen navigasi yang mudah dipahami dan fungsi breadcrumbs  digunakan untuk kembali ke halaman utama atau sebelumnya.

Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs Serta Jenis-jenisnya
Courtesy of Pixabay

Konsep breadcrumbs diambil dari cerita Hansel dan Gretel, di mana mereka menggunakan remahan roti sebagai penunjuk jalan pulang. Begitu pula di website, breadcrumbs memandu pengguna agar tidak tersesat dan dapat kembali ke halaman yang diinginkan. Selain fungsi navigasi, breadcrumbs juga berperan penting dalam SEO (Search Engine Optimization).

Selain itu, apa saja fungsi dari breadcrumbs dan bagaimana cara membuatnya? Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, mari kenali lebih dalam apa itu breadcrumbs.

Mengenal Apa Itu Breadcrumbs

Pada dasarnya, breadcrumbs adalah elemen web yang berfungsi sebagai navigasi halaman dan dapat disebut sebagai navigasi sekunder. Breadcrumbs menunjukkan urutan struktur halaman yang telah dibuka oleh pengunjung website.

Biasanya, breadcrumbs pada website atau blog memiliki struktur yang lebih pendek dibandingkan dengan breadcrumbs pada toko online atau website e-commerce. Hal ini karena toko online memiliki lebih banyak kategori dan produk, sehingga navigasinya lebih panjang untuk setiap kategori produk.

Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs Serta Jenis-jenisnya
Courtesy of Pixabay

Panjang atau pendeknya breadcrumbs tergantung pada struktur konten web. Jika dianalogikan sebagai alamat, rumah di pinggir jalan memiliki alamat yang pendek karena mudah ditemukan, sementara rumah di daerah terpencil atau padat penduduk memerlukan alamat yang lebih detail untuk memudahkan pencarian. 

Baca   Cara Membuat Linktree di Blog Sendiri

Fungsi Breadcrumbs

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, breadcrumbs memiliki berbagai fungsi. Salah satunya adalah untuk menunjukkan navigasi dalam sebuah website. Namun saja fungsi-fungsi lain dari breadcrumbs? Berikut beberapa di antaranya:

1. Menjadi Alat Navigasi Website

Salah satu fungsi utama breadcrumbs adalah sebagai navigasi sekunder di dalam website, selain menu utama. Dengan adanya breadcrumbs, pengunjung bisa dengan mudah mengakses konten dan halaman dari website tanpa harus kembali ke halaman awal untuk menemukan topik yang sama.

2. Meningkatkan UX dan Meminimalisir Bounce Rate

Fungsi lain dari breadcrumbs adalah meningkatkan user experience. Breadcrumbs membantu pengunjung mengakses halaman yang sudah diakses sebelumnya, sehingga mereka tidak kebingungan dan lebih mungkin kembali ke halaman lain di dalam website.

Selain itu, website dengan breadcrumbs yang baik, mudah, dan tidak membingungkan dapat mengurangi kemungkinan pengguna kembali ke halaman Google. Hal ini dapat menurunkan bounce rate secara bertahap. Bounce rate sendiri adalah persentase pengunjung yang meninggalkan website tanpa membuka halaman lain atau berinteraksi lebih lanjut.

Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs Serta Jenis-jenisnya
Courtesy of Pixabay

3. Mengoptimalkan SEO Website

Breadcrumbs juga berperan dalam mengoptimalkan hasil pencarian. Google lebih mengutamakan website dengan breadcrumbs yang baik untuk meningkatkan peringkat di mesin pencari. 

Selain meningkatkan SEO, breadcrumbs juga mempercantik struktur website dan membantu Google menampilkan hasil pencarian yang lebih relevan. Dengan demikian, breadcrumbs tidak hanya memperbaiki navigasi tetapi juga mendukung upaya SEO dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Baca   4 Ide & Cara Menghias Blog Dengan Canva

Jenis-Jenis Breadcrumbs

Breadcrumbs terdiri dari berbagai jenis berdasar fungsinya, di antaranya berupa:

1. Attribute-based

Breadcrumbs berbasis atribut memberikan navigasi dinamis berdasarkan halaman yang dipilih pengguna, sering ditemukan di website e-commerce. Misalnya, menampilkan kategori produk yang dipilih oleh pengguna.

2. History-based

Breadcrumbs berbasis sejarah menunjukkan jejak halaman yang telah dilalui pengguna. Navigasi ini dapat diklik, memungkinkan pengguna kembali ke halaman sebelumnya dengan mudah.

3. Hierarchy-based

Breadcrumbs berbasis hierarki menunjukkan posisi pengguna dalam struktur website dan membantu mereka kembali ke beranda. Contohnya adalah navigasi yang menampilkan alur dari halaman utama ke halaman yang sedang diakses.

Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs Serta Jenis-jenisnya
Courtesy of Pixabay

Kesimpulan

Breadcrumbs adalah elemen navigasi penting dalam website yang membantu pengguna mengetahui posisi mereka dan kembali ke halaman sebelumnya dengan mudah. Terinspirasi dari cerita Hansel dan Gretel, breadcrumbs berfungsi sebagai penunjuk arah yang mencegah pengguna tersesat. 

Baca   Menjadi Blogger Full Time atau Part Time?

Selain navigasi, fungsi breadcrumbs meningkatkan user experience dan menurunkan bounce rate, serta memainkan peran penting dalam SEO dengan memperjelas struktur website untuk mesin pencari. Terdapat tiga jenis breadcrumbs: berbasis hierarki, atribut, dan sejarah, masing-masing menawarkan navigasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pengguna dan struktur konten website. Jadi sudahkan kalian memasang breadcrumbs yang sesuai di website kalian?

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.