Fashion, How To, Tips

An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Enjoy the journey and try to get better every day. And don’t lose the passion and the love for what you do.

Quote dari Nadia Comaneci, seorang pemenang medali emas Olimpiade, sepertinya cocok untuk mendeskripsikan pelajaran yang saya dapat pada hari itu. Pada hari Kamis tanggal 23 Agustus 2018, saya sangat beruntung mendapatkan kesempatan dan undangan untuk menghadiri acara Blogger Gathering bersama Shafira Muslim Fashion dan Komunitas ISB yang bertema “Inspiring Journey – Journey to World Class Fashion”. Selain mengumpulkan para blogger dan membagikan info serta tips & trick memadupadankan fashion muslim terkini, Shafira dan Komunitas ISB turut mengundang Mbak Nadiah Fatimah, seorang Lupus survivor untuk membagikan ceritanya yang inspiring dan Mas Yogie Bowie untuk membagikan tips fotografi OOTD.

An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Sebelum saya bercerita lebih lanjut soal acara, ternyata ada yang senang sekali saya mengikuti event yang digelar oleh Shafira. Beliau adalah Mamaku hahahaha. Bagi yang kenal dengan Mama, pasti tau kenapa. Beliau ini adalah die-hard Shafira Muslim Fashion fans! Duh, jangan ditanya deh itu baju dirumah mayoritas produksi Shafira semua. Saking seringnya ke toko Shafira di Bogor, Cibinong (waktu itu masih di CCM) dan Cikajang, sampai-sampai pada kenal dan menyimpan nomor mbak-mbak konsultan fashion di toko Shafira hahaha. Udah akrab lah ya.

An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Hmm, ga heran sih kenapa Mama suka produk Shafira. Selain kualitasnya yang bagus banget (I know because sometimes I borrow my Mom’s clothes too hahaha), Shafira merupakan The First Leading Muslim Fashion Brand in Indonesia yang didirikan oleh Ibu Feny Mustafa sejak tahun 1989. Wah, berarti tahun depan sudah mau 30 tahun dong Shafira eksis di dunia fashion, terutama fashion muslim. Ternyata acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka memperingati 30 Tahun Shafira Journey, dimana puncak acara akan digelar di bulan Maret 2019.

Baca Lima Inspirasi Baju Lebaran Elegan

Ibu Feny sendiri mendirikan Shafira karena keprihatinannya terhadap kaum muslimah di Indonesia yang tidak diberi keleluasaan memakai hijab sekitar 30 tahun lalu. Pada jaman itu, jangan harap banyak bisnis busana muslim dan jilbab seperti sekarang ya. Namun pada saat Shafira ada, alhamdulillah responnya positif 🙂 Sekarang, Shafira telah berkembang dan mempunyai image yang kuat melekat di hati wanita muslimah di Indonesia. Bahkan sekarang ada produk untuk ibadah, untuk laki-laki dan bahkan anak-anak! Shafira sukses bertahan hingga hampir 30 tahun dan terus berkembang menjadi Zoya, Mezora, Encyclo juga produk Zoya Beauty dibawah PT Shafco Multi Trading.


Acara dimulai dengan sambutan hangat dari MC sekaligus moderator kita, Mbak Dini Fitria. Tanpa menunggu lama, para blogger kemudian diperkenalkan dengan Mbak Nadiah Fatimah, seorang Lupus survivor yang sekarang juga merupakan pengurus lebih dari 20 majelis taklim dan juga aktivis di social media. MasyaAllah prestasi dan kegiatannya sungguh-sungguh menginspirasi sekali!

Dina Fitria - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Mbak Nadiah menjelaskan lebih banyak soal kegiatan berhijrah dan juga membagikan ceritanya mengenai titik balik beliau berhijrah. Awalnya, Mbak Nadiah bekerja sebagai LO untuk artis mancanegara yang datang ke Indonesia. Nah, mulai sekitar tahun 2005-2006, hati Mbak Nadiah mulai bertanya-tanya apa itu arti bahagia. Lalu Beliau mencari kesana-kemari, merenung sampai membuka segala macam kitab suci untuk menemukan jawaban atas pertanyaannya ini. Apakah itu harta? Apakah itu jabatan? Apakah itu dari kecantikan? Ternyata salah semua.

Mbak Nadiah menemukan bahwa kebahagiaan itu datangnya dari hati. Bagaimana cara agar mendatangkan kebahagian ke dalam hati? Bahagia dapat ditemukan dalam mencari Allah. Apabila hati menemukan Allah, maka akan bahagia, ujar Beliau. Maka Mbak Nadia memutuskan perlahan berhijrah dan mantap memaakai hijab tahun 2006 setelah setahun lamanya mencari ilmu dari masjid ke masjid. Ini menjadi titik awal hijrahnya.

Nadiah Fatimah - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Mbak Nadiah menikah melalui proses ta’aruf di tahun 2008. Namun, disinilah Mbak Nadiah mendapatkan ujian dari Allah SWT. Beliau mengetahui bahwa beliau menderita penyakit Lupus autoimun di malam pertama pernikahannya. Awalnya kakinya bengkak, sendinya sakit dan ada ruam di muka. Pokoknya semuanya terjadi secara tiba-tiba.

Lupus diberi nama Penyakit 1000 Wajah karena menyerupai banyak penyakit lainnya. Lupus juga salah satu dari 33 penyakit berbahaya. Saat aktif, Lupus dapat dengan cepat menyerang tubuh. Hanya butuh 2 minggu untuk Lupus menyerang tubuh Mbak Nadiah sampai ke sel otak. Bahkan sempat divonis lumpuh oleh dokter.

Meskipun begitu, Mbak Nadiah mendapatkan kekuatan dan kesabaran dari mengingat Allah SWT. Selama 11 bulan, beliau menderita kelumpuhan dari Lupus namun tidak pernah sekalipun meninggalkan Allah. Beliau sampai saat ini mensyukuri semua kejadian itu karena hal tersebut membuat dia lebih dekat dengan Allah. Saya kagum dengan sifatnya yang selalu mengucapkan Alhamdulillah saat bercerita meskipun itu merupakan hal buruk yang menimpa dirinya.

Nadiah Fatimah - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Bahkan Mbak Nadiah diberi karunia dari Allah SWT yaitu seorang anak perempuan yang sangat lucu! Padahal, penderita Lupus sangat rentan untuk hamil karena penyakit itu suka sekali menyerang janin. MasyaAllah saya pas mendengar ini jadi sangat terharu! Benar-benar menginspirasi kita untuk selalu berpegang teguh dan mendekatkan diri dengan Allah di dalam kondisi apapun, senang maupun sedih. Sampai sekarang pun, Mbak Nadiah masih terus memperbaiki diri dan mencari ilmu.

“Selalu meliat sisi positif orang lain. Kita akan terpacu untuk berubah menjadi lebih baik lagi,” ujar Beliau. Semoga sehat selalu ya, Mbak agar bisa terus memberikan inspirasi bagi yang lain 😀

Nadiah Fatimah - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB


Setelah sesi sharing Mbak Nadiah Fatimah, datanglah sesi yang super seru dan menarik, yaitu Fashion Tips dan Mix & Match bersama Shafira Muslim Fashion! Sesi Shafira dimulai dengan diputarnya video perjalanan 30 Tahun Shafira. Ternyata sudah banyak sekali acara dan kegiatan selama perjalanan Shafira selama ini. FYI saya sempat menonton fashion show Shafira bersama Mama di Jakarta Fashion Week 2009 apa 2010 ya hahaha. Lupa sudah lama sekali deh pokoknya. Pasti Shafira tidak pernah absen dalam menunjukkan karyanya. Selain show di dalam negeri, Shafira juga sudah go internasional loh! Salah satunya adalah unjuk gigi di Dubai Fashion Week. So proud of this local brand!

Baca 6 Jenis Flat Shoes yang Cocok untuk Ibu Hamil

 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Di sesi ini, diperkenalkanlah para blogger dengan berbagai koleksi dari Shafira yang ternyata bisa dipakai kapan saja! Ada outfit untuk pesta, untuk kerja dan juga untuk tampilan casual sehari-hari. Nah yang unik dari Shafira adalah sekarang lini busananya terinspirasi dari kearifan lokal.

Untuk tampilan casual, diambil dari seri “Ngabaraga” yang diambil dan juga terinspirasi dari salah satu jalan di Bandung, Jl. Braga. Warna nude mendominasi busana dengan cutting yang timeless karena ingin mencerminkan gaya berpakaian jaman dulu sekitar tahun 1920-an. Psst, lini busana Ngabaraga ini diluncurkan saat Indonesia Fashion Week 2018 loh, jadi cukup baru. Silahkan tonton full video runway show IFW 2018 Shafira Ngabaraga dibawah ini ya!

OOTD Casual Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

OOTD Casual Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

OOTD Casual Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Outfit berikutnya adalah outfit yang cocok untuk menghadiri pesta malam hari. Busana ini adalah bagian dari Silungkang (terinspirasi budaya Sumatera Barat) series yang ikut dibawa ke Dubai Fashion Week dan juga pada tahun 2015 ke New York Couture Fashion Week. Selain tampilannya yang elegan dan WOW, harganya juga WOW. Busana ini harganya 33 juta loh! Liat deh di bagian kerah, semua ini adalah Swarovski diamond! *brb pingsan*

OOTD Pesta Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

OOTD Pesta Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Disinilah letak keunggulan Shafira dibanding yang lain. Shafira benar-benar memerhatikan segala detail terkecil dari produk keluarannya. Dari pengalaman Mama dan saya, jahitan di Shafira sangat rapih dan pas di badan. Cutting bahan dan baju juga pas sehingga terasa nyaman dan anggun dipakai. Mbak Seli selaku Marcom Shafira, menambahkan bahwa kancing dan bahkan resleting juga diproduksi sendiri agar kualitasnya terjaga. Kalau ada bagian yang jahitannya rusak sedikit saja atau bahannya ada yang tidak sempurna, langsung tidak lulus QC. Kualitas produk sangat diutamakan karena kepuasan pelanggan adalah tujuan utama Shafira.

Oiya, Swarovski yang ada di busana Silungkang (dan yang lainnya juga) ternyata di handsewn sendiri loh alias dijahit pakai tangan sendiri! Ada harga ada kualitas pastinya, top!

Nah kalau ini adalah padu padan office look yang merupakan gaya favorit saya. Smart & casual. Satu hal lagi yang mungkin tidak terlihat, jilbab yang dipakai ini bisa di customized juga loh! Caranya adalah dengan menambahkan nama atau inisial di salah satu ujung hijab. Bisa dengan print seperti di video di bawah ini, bisa juga dengan diamond Swarovski. Mevvah! Cocok buat hadiah untuk Mama atau Mama mertua yaa *brb check katalog*

OOTD Office Look Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

OOTD Office Look Shafira - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

 

Takut samaan dengan yang lain? Jangan khawatir! Shafira merilis produknya dalam jumlah yang terbatas. Produk-produk ini bisa didapatkan di gerai Shafira yang tersebar di 24 lokasi di seluruh Indonesia. Selain di offline store, produk Shafira juga dapat diakses di website www.shafira.com (bisa langsung dapat potongan Rp. 200.000,- loh kalau daftar email!) dan bahkan ada di Shopee! Tampilan websitenya juga sangat mobile friendly dan mudah diakses. Loooove!

Setelah itu ada hijab tutorial time! Disini, para fashion stylist Shafira (yang biasa men-style icon Shafira seperti Alyssa Soebandono, Atalia Kamil, BCL, dll) memberikan kita tips and trick memakai hijab! Salah satu tips memakai hijab untuk yang pipinya chubby (seperti saya hiks) adalah dengan tidak melipat sisi hijab yang menempel ke pipi. Yang menonton instastories saya waktu event pasti tau deh tricknya hihi. Makanya jangan lupa follow @faradiladputri dan selalu nantikan stories berfaedah lainnya *kiss.

 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Begini cara pakai jilbab anti pipi tembem. Anw ini kerudung Shafira loh!

Sesi terakhir diisi oleh Mas Yogie Bowie atau yang akrab dipanggil Mas Bowie adalah pemilik TopNotch SnapGrapher Indonesia dan juga pendiri Komunitas @Tips_Fotografi. Di sesi terakhir setelah makan siang dan istirahat sholat ini, Beliau mengisi acara dengan tips dan trick memfoto OOTD atau Outfit of the Day. Wah langsung melek karena sebagai blogger dan influencer, tips ini penting banget! Menurutnya, mengambil foto yang bagus sangat bisa dilakukan dengan smartphone. Tidak perlu kamera mahal. Saya setuju sih dengan statement ini, it’s all about the man behind the gun.

Yogie Bowie - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Baca Cara Mudah Membuat Cover Stories Highlight di Instagram

Menurut Mas Bowie, ada empat elemen yang penting diperhatikan dalam mengambil foto apapun, terutama foto OOTD. Empat elemen tersebut adalah :

  1. Pemilihan lokasi & background. Background tidak harus selalu polos atau tematik, namun bisa juga background yang kontras. Namun pastikan objek yang ingin kita bidik terlihat jelas ya.
  2. Komposisi – Arah pandang model yang mengatur komposisi sebuah foto. Pelajari rules of third, dianjurkan menggunakan 1/3 dari ruang kosong. Selain itu, jangan lupa membuat garis imaginer diagonal dari pandangan objek.
  3. Sesuaikan lighting – MANFAATKAN GOLDEN HOUR! Golden hour pada jam 07.00-09.00 pagi cocok untuk baju warna biru, hijau, pink, ungu, magenta, fuschia dan orange. Sedangkan pada jam 15.00-17.00 sore bagus untuk warna baju kuning, emas, coklat dan merah,
  4. Postur tubuh – Foto #ootd tidak harus seluruh badan juga tidak apa apa. Jangan crop dileher tapi dibawah hidung – hal ini jelek dalam etika fotografi.

Setelah diberikan bekal (secukupnya hahaha karena waktunya singkat), kami disuruh langsung praktek memfoto model. Gimana gimana nih hasil saya? Any inputs? 😀

 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB

Beberapa tips lain yang saya dapat akan saya rangkum dibawah ini ya.

  • Kamera bisa disejajarkan dengan mata, dada, pusar dan dengkul model.
  • Kamera sebaiknya tegak lurus dengan model, jangan terlalu menukik keatas atau kebawah. Nanti hasilnya tidak akan porposional.
  • Kalau modelnya menghadap ke samping, usahakan bagian hitam/berwarna dari bola matanya ada. Jangan putih semua. Serem hihi.
  • Arahkan model (jika kita yang foto) atau fotografer (jika kita yang difoto) untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Overall, semua hal yang saya dapatkan hari ini sangat bermanfaat! Mulai dari siraman rohani dari Mbak Nadiah, tips memakai jilbab & baju dari Shafira serta cara mendokumentasikan OOTD dengan baik dari Mas Bowie. Acara diakhiri dengan foto bersama. Terima kasih Komunitas ISB dan Shafira, telah mengundang saya di acara ini. Sampai jumpa di acara berikutnya!

Ani Berta - An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Mbak Ani Berta – Founder Komunitas ISB

 

 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Courtesy of Mbak Almazia
 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Pemenang IG & Tweet Competition – Courtesy of Mbak Ani Berta
 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Courtesy of Mbak Ani Berta
 An Inspiring Journey with Shafira and Komunitas ISB
Courtesy of Mbak Ani Berta

You may also like...