Food, Health

Yuk Mulai Menjaga Kesehatan Kandung Kemih Dari Sekarang!

Last Updated on April 25, 2024

Memasuki umur 30an, saya mulai semakin aware untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk menjaga kesehatan kandung kemih. Tentu karena ingin terus hidup dengan kondisi sehat dan bisa menemani anak-anak hingga mereka besar nanti. Kenapa khusus kesehatan kandung kemih ini yang disorot? My dad and my grandma both suffers from kidney disease, dan jujur, saya juga sering menahan pipis (not proud) huhu.

Lantas apa saja cara untuk menjaga kesehatan kandung kemih? Silakan baca lebih lanjut ya.

Apa Itu Kandung Kemih?

Menurut Siloam Hospitals, kandung kemih adalah salah satu organ tubuh yang terletak pada perut bagian bawah dan termasuk dalam sistem perkemihan. Sistem perkemihan sendiri atau sistem urinaria adalah sistem tubuh manusia yang bertanggung jawab untuk memproduksi, menyimpan, dan mengeluarkan urine dari tubuh. Beberapa organ lain yang termasuk ke dalam sistem ini adalah  ginjal, ureter dan uretra.

Kandung kemih sendiri berbentuk kantung berongga dan berfungsi untuk menampung cairan yang telah disaring oleh ginjal dan akan dikeluarkan sebagai urine atau air kencing. Kandung kemih terbuat dari otot dan memiliki kapasitas normal sebesar 300–500 ml.

Namun, ukuran ini dapat bervariasi tergantung usia, berat badan, dan ras, sehingga banyak yang bisa menahan pipis untuk waktu yang cukup lama (saya termasuk hehe) ataupun malah “beser” dan sering pipis.

Beberapa Masalah Yang Ada Pada Kandungan Kemih

Banyak kondisi yang dapat memengaruhi sistem perkemihan. Beberapa masalah dapat muncul saat lahir atau berkembang seiring bertambahnya usia, seperti

  • infeksi saluran kemih (ISK)
  • infeksi menular seksual (IMS)
  • masalah struktural seperti prolaps kandung kemih dapat terjadi setelah kehamilan atau seiring bertambahnya usia wanita
  • masalah buang air kecil karena hilangnya kontrol kandung kemih, atau inkontinensia urine, yang menyebabkan urine bocor
  • tumor bahkan kanker.

Cara Untuk Menjaga Kesehatan Kandung Kemih

Memang agak menyeramkan ya masalah-masalah diatas tersebut. Tapi untungnya ada beberapa cara menjaga kesehatan kandung kemih sejak dini agar dapat menghindari masalah diatas, bahkan sampai mengatasi sering buang air kecil.

1. Minum Air Putih yang Cukup

Salah satu cara ampuh untuk menjaga saluran kemih, termasuk kandung kemih, adalah untuk mengonsumsi air putih yang cukup. Dengan meminum air putih sesuai anjuran, tubuh dapat memproduksi urin dengan optimal. Dalam hal ini, urin juga dapat membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih.

2. Menjaga Kebersihan dan Kondisi Area Genital

Khususnya bagi wanita, memiliki area genital yang bersih merupakan sebuah keuntungan. Banyak saluran ya dibawah sana dan menjaga agar kondisinya tetap bersih juga dapat mencegah masuknya bakteri dan virus ke dalam saluran kemih maupun organ intim.

Jangan lupa juga untuk membersihkan area kelamin dengan benar dan keringkan menggunakan tissue atau kain agar area genital tersebut tidak lembab.

3. Latihan Otot Dasar Panggul

Ternyata, melakukan berbagai latihan otot dasar panggul, termasuk senam kegel, dapat melatih kekuatan otot panggul serta mengoptimalkan fungsi kandung kemih dalam mengontrol pengeluaran urin loh! Senam ini juga sangat membantu wanita, terutama yang sudah berumur.

4. Hindari Pemicu yang Meningkatkan Tekanan Intra-abdomen

Sejalan dengan latihan otot dasar panggul, jika memiliki saluran kemih yang sensitif atau bermasalah, harus menghindari berbagai pemicu yang dapat meningkatkan tekanan intra-abdomen atau di dalam rongga perut.

Kelebihan berat badan, batuk kronis, dan sembelit kronis dapat memberikan tekanan pada dasar panggul. Kondisi ini menyebabkan kelemahan pada otot pendukung dan kebocoran urin. Bahkan beberapa ahli mengatakan bahwa menjaga berat badan yang sehat dan menghindari batuk kronis serta sembelit akan mengurangi tekanan pada dasar panggul.

5. Konsumsi Makanan, Minuman atau Vitamin yang Baik Bagi Saluran Kemih

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan, minuman hingga vitamin yang berkhasiat menjaga dan memelihara saluran kemih, termasuk kandung kemih. Terdapat beberapa asupan minuman berkafein seperti teh, kopi, dan soda yang dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil, jadi pastikan untuk mengurangi minuman tersebut ya.

Untuk makanan sendiri, terdapat beberapa makanan yang dapat menyembuhkan infeksi saluran kemih menurut Primaya Hospital. Beberapa makanan diantaranya adalah sayuran hijau, cranberry, probiotik, serta makanan yang kaya vitamin C.

Khusus untuk cranberry sendiri, buah ini telah diketahui efektif mencegah infeksi saluran kemih.
Hal ini karena buah cranberry memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins, dan dapat
mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi tersebut. Bahkan di tahun 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.

Malas makan buah cranberry atau bingung dimana mencarinya di Indonesia? Tenang, sekarang sudah tersedia produk yang memiliki ekstrak buah cranberry, yaitu Prive Uri-cran. Uri-cran ini merupakan ekstrak cranberry berbentuk kapsul. Jadi gampang banget diminum hehehe ga perlu dilarutkan air, pokoknya tinggal hap telan. Komposisinya adalah 250 mg ekstrak cranberry yang mengandung 18 mg PAC (Proanthocyanidin), jadi kita cukup meminum 1-2 kapsul/hari.

Sehat Tanpa Anyang-anyangan Bersama Prive Uri-cran

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.