Uncategorized

Thought via Path

Ketika orang tua kita sakit, mungkin gampang buat kita untuk marah. Menyalahkan kenapa orang yang paling kita sayang yang harus menanggung rasa sakit. Setiap kali liat Bapak Mama sakit atau kecapean, rasanya ga tega terutama saat harus meninggalkan mereka untuk ke kampus atau ngajar.

Tapi dibalik itu, Allah masih memberikan kemudahan. Alhamdulillah terjawab mengapa S2nya di IPB, mengapa bekerja tanpa jam 9-5 dan dekat dengan rumah. Alhamdulillah kalau Bapak Mama harus ke dokter, masih cukup biaya dan masih ada yang nganter. Alhamdulillah meskipun disuruh-suruh sampai kadang hal yang harus dilakukan dipending sebentar, tapi bisa menjadi ajang mencari pahala dan ridho Allah dalam berbakti kepada orang tua. Alhamdulillah Bapak sudah hampir 9 tahun cuci darah dan Mama sudah lebih dari 6 tahun operasi tumor otak, tapi masih bisa berkumpul makan malam bersama 😊

This writting isn’t meant to brag about my struggles or my blessings. It’s just what I have been trying to keep telling myself when things get tough. There are still a lot to be thankful for. It’s a reminder for all of us that in every cloud there is a silver lining. ❤ – Read on Path.

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.