Uncategorized

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

They
say that being pregnant and delivering your child is only half the battle. HELL
YEAH
. Perjuangan sebenernya ada setelah melahirkan. Duh, ga kebayang deh hamil
dan melahirkan sudah seribet itu, gimana ya setelahnya? Kali ini saya akan post
soal hal-hal yang akan terjadi setelah melahirkan, dari pengalaman sendiri
maupun pengalaman teman dan baca-baca di forum online. Please keep in mind that
all woman are different. Ini hanya gambaran saja biar para wanita hamil atau
yang sedang ingin hamil bisa siap-siap menghadapi hari-hari pertama menjadi
ibu. Menurut saya, hal ini bagus untuk mencegah shock terhadap perubahan dan
baby blues, karena kita tau apa yang akan kita hadapi. Let’s prepare our
battles well, my dear!

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

Photo courtesy of 

PictureQuotes.com

Setelah perjuangan menahan sakit, mengejan, jahitan di bawah sana bagi
yang melahirkan normal dan efek anastesi, badan mati rasa, ruang operasi yang
luar biasa dingin bagi yang operasi SC, sekarang ngapain ya? Saya sendiri
melahirkan melalui SC, jadi kurang paham soal yang normal. 

Baca My Pregnancy Story – I’m Giving Birth!!

Tapi kurang lebih
inilah yang terjadi setelah melahirkan (bila ada yang kelewat silahkan tulis di
komen ya hehehe open for input and experiences!) :

1. Waktunya melakukan IMD atau inisiasi menyusui dini! 
Saat ini adalah saat kita
mendekatkan diri atau bonding pertama dengan bayi. Bayi akan ditaruh di dada
kita dan mencari puting secara alami untuk meminum kolostrum yang berharga itu.
Untuk beberapa kasus IMD tidak dilakukan atau hanya dilakukan sebentar. Jangan
khawatir, usahakan untuk menyimpan kolostrum tersebut yaa. Bisa pake spuit atau
diperah dan disimpan.

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

Photo courtesy of 

Edukia

2. Waktunya pemulihan!
Setelah IMD, semua sakit baru kerasa hahahahaha.
Bayi akan dibersihkan dan kita akan diberikan waktu untuk pulih. Untuk yang
normal, saya kurang paham tapi sepertinya hanya membutuhkan waktu pulih dari
jahitan di bawah sana (CMIIW).
Namun jika menjalankan SC, maka harus menunggu bisa menekuk kaki baru bisa
dipindahkan ke kamar. Setelah itu kita harus berbaring selama 24 jam pertama,
tidak boleh duduk. Boleh makan tapi yang halus-halus dulu sepeti bubur dan nasi
tim. Harus banyak minum dan dicoba kentut. Usahakan latihan miring kanan-kiri
untuk memudahkan menyusui bayi. Baru setelah 24 jam akan diajarkan duduk dan
jalan kembali. Rasanya? Luar biasa perih dan sakit, terutama pas dari tidur ke
duduk dan saat bersin atau ketawa. Tapi jangan manja ya sis, semakin cepat
gerak dan aktif kembali, semakin cepat pula pemulihannya (true story!). Poin
penting disini adalah kita harus aktif tapi jangan lupa menilai kemampuan badan
sendiri. Jangan sampai pingsan atau cedera lainnya yang merugikan kita dan juga
bayi.

Baca : Jadwal Praktek Dokter Kandungan (SpOG) di Bogor 

3. Waktunya menyusui!
Saya kira bayi itu automatis bisa langsung nyusu. I
was dead wrong. Sama aja amatirnya sama kita para ibu baru pas nyusuin hahaha.
Saya ada drama menyusui di awal, bukan karena ASI seret. ASI saya alhamdulillah
banyak tapi Rio tidak bisa latch on! Cara menggendong juga menjadi faktor, saya
agak kagok gendong bayi. Plus ada infus di tangan kiri saya ewr. Pokoknya heboh
deh! Tapi lambat laun bisa kok, intinya ibunya harus tetap tenang. Bayi tau loh
kalau kita gelisah atau stress. Pelan-pelan belajar dan lama-lama sudah pinter
latch on (kaya Rio sekarang 5 minggu sudah bisa latch on sendiri, awesome!).
Bagi yang ASI seret, bisa positif thinking, dipijet, minum suplemen, dicoba
dipompa, you name it! Tapi jangan harap ASI langsung deres banget ya. ASI itu
supply and demand. Diawal-awal hanya sedikit yang keluar karena memang bayi
tidak butuh banyak di hari-hari pertama kehidupannya. Penting juga bagi Ibu
baru untuk banyak makan makanan bergizi dan sayur-sayuran pelancar ASI seperti
bayam, katuk, dsb. Jangan takut untuk makan banyak ya saat menyusui, nanti juga
akan turun beratnya seiring mengurus anak hahahaha.

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

Photo courtesy of 

Pinterest

4. Waktunya menghadapi berbagai kemungkinan!
Bisa saja bayi menghadapi
masalah (jangan sampai Ya Allah) setelah dilahirkan. Saya contohnya, waktu
melahirkan dan setelahnya, Rio tidak bisa dijemur. Yaa karena saat itu Bogor sedang
menjadi Bogor yang sesungguhnya, alias hujan terusssss. Ditambah golongan darah
saya dan Rio berbeda. Jadilah bilirubin Rio naik. Harusnya dibawah 10 tapi Rio
bisa sampai 13. Oleh karena itu, Rio harus disinar di ruang Perina. Saya hanya
bisa jenguk untuk menyusui langsung 2x sehari. Sisanya? Ya harus minum ASI
perah via cup feeder. Jadi saya harus pompa dan Arga harus bolak balik nganter
ASI. Tengah malam juga begitu. Rasanya sedih banget ga bisa sering nyusuin
langsung, kangen! Agak lebay sih tapi emang bikin nangis. Jadi, calon ibu harus
legowo jika bayi terkena kondisi tertentu diluar keinginan kita. Tetap positive
thinking biar ASI mengalir ya :))

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

Rio disinar di Ruang Perina karena bilirubin tinggi

5. Waktunya mandi, buang air dan bersih-bersih!
Pasti gerah dan ga betah ya
abis melahirkan tapi tidak mandi. Saya dulu pas hari pertama yang harus
berbaring, hanya dilap oleh suster. Baru di hari kedua bisa berani ke kamar
mandi. Saya juga dipasang kateter jadi harus belajar pipis lagi hahahahaha.
Intinya pelan-pelan saja dan minta bantuan jika merasa terlalu berat. Suster
selalu siap kok, dan suami juga (harus) selalu siaga. Jangan pernah ke kamar
mandi tanpa ditemani ya di awal-awal. Banyak kejadian yang pingsan atau hampir
pingsan di kamar mandi karena berbagai faktor. Mau buang air juga harus strong!
Bagi yang banyak jahitan ini menjadi challenge tersendiri hahahaha semangat!
Jangan lupa di awal setelah melahirkan, siapkan pembalut nifas/maternity/night,
pokoknya yang panjang dan bisa menampung darah nifas yang lumayan banyak. Bagi
yang SC siapkan juga banyak celana dalam karena suka tembus di hari pertama
(karena harus tiduran terus ya).

6. Waktunya bertemu tamu!
Pasti akan datang banyak tamu baik di rumah sakit
ataupun di rumah. Jangan lupa juga membawa make-up seperti bedak, lipgloss, dry
shampoo, dll biar tetap terlihat fresh. Baju yang dibawa ke RS juga siapkan
baju yang layak untuk menerima tamu ya hehehe. Orang Indonesia kan suka
foto-foto jadi pasti deh banyak foto bareng atau selfie. Ga mau kan kitanya
keliatan kucel. Hal ini juga berlaku dirumah. Meskipun dasteran tapi tetep
kalau ada tamu siapkan kardigan atau shawl biar terlihat rapih. PS : ini semua
wejangan bidan di RS dan mama hahahaha

What to Expect After Birth : WHAT DO I DO NOW?

Photo teman-teman yang berkunjung dari teman-teman lab Pemuliaan datang pas hari pertama dan saya masih harus tiduran, Andin Dea Mamanya Andin datang hari kedua pas sudah boleh duduk, Bang Ridho Ka Echi Keanu dan teman-teman Indigenous AGH 45 saat saya sudah boleh jalan kesana kemar

7. Waktunya bayar tagihan!
Yap, jaman sekarang melahirkan itu mahal!
Kecuali kalau tiba-tiba brojol di pesawat atau kereta api ya (yang di pesawat
katanya dapat free ticket for a lifetime!). Di RS ternama, biaya persalinan
bisa mencapai belasan juta untuk normal dan sekitar 30-50 juta untuk SC. Mungkin
kalau di bidan atau puskesmas bisa jauh lebih murah. Pastikan kalian calon ibu
melakukan riset terlebih dahulu ya. Ga pengen kan tekor karena biaya lahiran
aja karena setelah lahiran ada imunisasi, dll. Beruntung bagi yang dicover
asuransi swasta maupun BPJS (dengan syarat yang lumayan banyak dan standar
peralatan yang suka berbeda ya kalau BPJS wkwk-katanya) karena benar-benar
membantu. Oiya, jangan gengsi ya pengen lahiran di RS biar dibilang keren (ini
ada!). Di bidan atau puskesmas juga oke kok bagi yang tidak ada komplikasi,
lebih terjangkau lagi. Tapi pastikan ibunya sudah suntik TT terlebih dahulu
apabila ingin melahirkan di tempat yang kurang tinggi standar higienisitasnya
(ada ga sih kata higienisitasnya haha).

Baca : Cloth Diaper (Clodi) 101 for New Moms

8. Waktunya pulang!
Finally bisa pulang dan kembali ke dunia nyata dengan
bayi. Sebelum pulang, bahkan sebelum melahirkan, coba ikuti kelas merawat bayi.
Hal ini sangat berguna karena kita mempunyai gambaran cara merawat bayi di
kondisi jaman susah cari suster dan pembantu yang klop hahaha. Di RS Hermina Bogor
ada setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pagi untuk yang melahirkan disana. Mama
yang ikut kelas Rabu karena saya masih menjalani operasi. Untuk kelas Jumat
saya tidak sempet ikut karena harus mengurus Rio di Perina. Isi dari kelas
adalah cara memandikan, membedong, mengendong, menyusui, info tentang ASI dan
ASIP dan masih banyak lagi. Jadilah saya menemukan video youtube ini yang
isinya kurang lebih sama (terima kasih dr. Tiwi!). PS : sekarang saya jadi
senang menonton semua video dr. Tiwi di youtube loh. Bermanfaat banget!

Sekian list persiapan setelah melahirkan ala saya. Semoga bermanfaat bagi yang membaca ya. Kalau ada pengalaman lain, silahkan tulis di komen. Kita sharing pengalaman sesama ibu baru maupun ibu lama ya hehehe

You may also like...

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *