Uncategorized

Waspada Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita, Bayi dan Anak-anak

Hello
semua, dulu saya pernah nih menjabarkan secara rinci apa yang dimaksud dengan Infeksi
Saluran Kemih (ISK) atau Urinary Tract Infection (UTI) di post Sehat Tanpa
Anyang-anyangan Bersama Prive Uri-cran
. Disana ada gejala, penyebab dan cara mengatasi anyang-anyangan. Nah sekarang
saya mau kupas lebih dalam lagi nih. 

Sebenarnya ISK tuh bisa menyerang apa saja
sih di dalam tubuh?
Kok bisa 5 dari 10 wanita menderitanya?
Anak-anak atau bayi
juga bisa kena ga?

Waspada Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita, Bayi dan Anak-anak

Photo : uricran.co.id

Gejala
awal ISK sering disebut sebagai anyang-anyangan.
Apa sih anyang-anyangan? Harus
waspada ya?
Anyang-anyangan adalah rasa ingin buang air terus menerus namun
hanya sedikit yang keluar. Alias susah buang air kecil. Banyak orang yang
mengira hal ini bisa disembuhkan dengan minum air putih saja. Memang sih minum
air putih banyak secara logikanya akan menyebabkan kita untuk buang air kecil
dalam jumlah yang banyak. Nah, jika ternyata anyang-anyangan ini terjadi karena
bakteri, maka minum air putih saja tidak cukup. Kenapa? Karena akan terus
terjadi lagi dan lagi dan lagi. Oh my.

Jika
anyang-anyangan ini disepelekan, terutama anyang-anyangan yang juga diikuti
oleh gejala ISK (menurut hellosehat.com) seperti :

  • Pipis
    keluar seperti darah atau berwarna keruh.
  • Pipis
    disertai rasa sakit.
  • Pipis
    berbau tidak sedap.
  • Perut
    bawah di sekitar kemaluan akan terasa kram dan tidak nyaman.
  • Suhu
    tubuh akan naik sehingga kadang terjadi demam.

Maka
harus segera check ke dokter!
Jangan pernah menyepelekan susah buang air kecil
atau anyang-anyangan loh. Hal ini berpotensi menyebabkan komplikasi seperti
infeksi dan gagal ginjal. Bakteri yang terkumpul akan semakin lama menjalar ke
kantung kemih, uretra dan kemudian ginjal. Kan tambah repot lagi yaa kalau
sampai gagal ginjal.

Waspada Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita, Bayi dan Anak-anak

Photo : Pinterest

Selain
menyerang 5 dari 10 wanita, ISK ini juga dapat menyerang anak-anak dan bayi
loh!
Bayi perempuan dan bayi laki-laki laki yang belum disunat juga memiliki
risiko sedikit lebih tinggi terkena ISK. Terutama bayi laki-laki yang mengalami
fimosis (kondisi dimana kulup penis terlalu ketat dan tidak dapat ditarik ke
bawah). Ciri-ciri yang paling jelas adalah kesakitan ketika pipis hingga
menangis. Gejala lainnya menurut ibupedia.com adalah : 

  1. Urin
    yang bercampur darah
  2. Urin
    yang berbau tidak wajar
  3. Tidak
    mau makan
  4. Rewel
    terus-menerus tanpa penyebab yang pasti
  5. Muntah

Duh
kasian ya. Ga tegaaaa! Dibawah ini ada list gejala dan tanda bayi terkena ISK yang didapat di 

IMU News – International Medical University

Waspada Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita, Bayi dan Anak-anak

Untuk
mencegah ISK pada bayi dan anak-anak sebenarnya cukup mudah. Menurut Ibupedia.comThe Asian Parents dan beberapa sumber DSA, berikut cara-cara yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir
resiko bayi atau anak-anak terkena ISK.

  1. Pastikan
    anak/bayi mendapat banyak cairan
    . Cairan dapat mencegah konstipasi, yang
    membuat infeksi saluran kemih lebih mungkin terjadi. Intinya harus banyak minum
    biar lebih sering pipis. Saluran kencing akan lebih bersih.
  2. Lanjutkan
    pemberian ASI hingga bayi setidaknya berumur 7 bulan
    . Penelitian telah
    menunjukkan bahwa menyusui dengan periode tersebut bisa mencegah bayi terkena
    infeksi saluran kemih dan efek positif ini tetap akan ia miliki bahkan setelah
    proses penyapihan di usianya yang ke 2 tahun nanti. Hore! Go ASI! #IbuProASI
  3. Pada
    bayi perempuan, hindari menggunakan sabun kasar dan busa mandi. Untuk
    mengurangi bakteri, bersihkan area vitalnya dari depan ke belakang saat Anda
    mengganti popoknya.
  4. Jika
    bayi Anda sudah mulai mengkonsumsi makanan padat, berikan banyak buah dan sayur
    yang bisa membantu mencegah konstipasi.
  5. Ajarkan
    anak/bayi untuk tidak menahan pipis ketika sudah mulai toilet training.
  6. Ajarkan
    anak/bayi untuk menyeka dari depan ke belakang (bukan sebaliknya!) setiap buang
    air besar.

Bagaimana
untuk wanita dan pria dewasa?

  1. Jangan
    menahan pipis!
    Noted!
  2. Bersihkan
    organ intim dari depan ke belakang
    agar tidak terhindar dari perpindahan
    bakteri jahat.
  3. Hindari
    penggunaan produk pembersih organ intim yang mengandung wewangian.
  4. Biasakan
    BAK setelah melakukan hubungan seksual. Gunanya untuk membantu menghindari
    saluran kemih teriritasi oleh bakteri
  5. Minum
    air putih yang cukup
    . Banyak minum = banyak pipis dan bakteri jadi ikut keluar
    bersama pipis deh.
  6. Konsumsi
    buah cranberry
    yang secara alami terbukti memiliki antioksidan yang disebut
    proanthocyanidins. Antioksidan ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab
    ISK dan memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel
    pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi. Salah satu
    cara praktis mengkonsumsi buah cranberry adalah dengan meminum Uricran yang
    didalamnya sudah ada ekstrak buah cranberry. Praktis kan sudah ada solusi alami ini untuk anyang-anyangan! 

Yuk dari
sekarang lebih aware dengan penyakit-penyakit sebelum kita akhirnya terjangkit.
Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? 

You may also like...

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *