Uncategorized

Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Hello semua! Akhirnya
bisa menulis lagi setelah balada memulai MPASI plus pindahan rumah. Ternyata semakin
kesini ternyata semakin susah ya mencari waktu untuk menulis dengan tenang
hahaha. Si bayi ngajak main terus dan jam tidur siangnya semakin lama semakin
pendek. Para mom-blogger yang mengalami hal yang serupa, ngacung! Bekerja part-time
dari rumah, mengurus bayi plus melakukan pekerjaan domestic wife pasti ada
tantangannya. Begitu pula dengan para working mom yang sehari-hari harus kerja.
No mommies war about this, both obviously have its up and downs. Yang jelas,
**harapan semua ibu adalah anaknya mendapatkan hal yang terbaik **(dan semua
pekerjaan selesai juga yesss!). Saya pribadi mau anak saya mendapatkan ASI dan
MPASI yang berkualitas. A simple matter that clearly isn’t as easy as it seems.
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Pada tanggal 31 Juli
2017, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Phillips Avent mengadakan talk show bertema “Solusi untuk Menjawab
Kebutuhan Nutrisi Anak”. Wah pas banget deh bagi situasi saya, karena di kala
itu Rio masih belum MPASI dan saya pengen menambah ilmu saya soal per-MPASI-an.
Selama ini saya hanya bermodalkan baca buku, mantengin grup di Facebook dan
nonton video seminar parenting di Youtube. Apalagi, salah satu narasumber yang
hadir adalah Dr. Dr. Damayanti R Sjarif, Sp.A(K), dokter spesialis anak
sub-spesialisasi nutrisi dan penyakit metabolik yang terkenal. How could I say
no to this!

“Kualitas kesehatan
manusia jangka pendek dan jangka panjang akan ditentukan oleh asupan nutrisi
selama periode emas, 270 hari pralahir yaitu masa janin dan 720 hari pasca
lahir (masa bayi dan di bawah dua tahun). Masa krusial ini jangan sampai
terabaikan oleh para orangtua untuk memberikan nutrisi yang benar sesuai
kebutuhan anak.” – dr. Damayanti
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Lagi-lagi dibahas
pentingnya asupan nutrisi dalam 1000 hari pertama dalam kehidupan. Mulai dari
menjaga nutrisi ibu hamil hingga bayinya memasuki tahap MPASI pada umur 6 bulan
sampai menginjak 2 tahun. Kenapa sih nutrisi ini selalu dikoar-koarkan? Apabila
asupan nutrisi tidak baik, akan menyebabkan seorang anak menderita gizi kurang
atau gizi buruk
. Hal ini jelas akan mempengaruhi otak dan irreversible alias
sangat susah untuk diperbaiki. Nilai IQ anak akan berkurang
. Bahkan menurut
penelitian 40 tahun Waber et al. yang di publish di Nutritional Neuroscience tahun
2014, 95% anak yang mengalami gizi buruk akan memiliki nilai IQ sebanyak
51-110
. Hanya sekitar 5% anak yang memiliki IQ antara 111-130.

Selain berdampak pada
otak, tenyata gizi buruk juga akan menyebabkan _stunting _alias gagal tumbuh.
Indonesia ternyata berada di salah satu dari lima negara di dunia yang memiliki
paling banyak gejala stunting pada anak. Sebanyak 7.6 juta anak dibawah 6 tahun
menderita stunting. Efeknya? Anak akan mengalami hambatan perkembangan,
penurunan fungsi kekebalan, penurunan fungsi kognitif dan gangguan sistem
pembakaran lemak
. Hal yang menarik ada pada faktor gangguan sistem pembakar
lemak. Apabila sistem ini terganggu, lemak tidak mudah terbakar dalam tubuh dan
menyebabkan seorang anak rentan menampung lemak dalam tubuhnya. Fat gain jadi
meningkat. Jadi jangan dianggap gendut itu selalu sehat ya. Dampaknya juga akan
merembet sampai dewasa dimana ada bahaya obesitas, penurunan toleransi glukosa,
penyakit jantung koroner, hipertensi dan osteoporosis. Wow. Ternyata bahaya
juga ya kurang gizi ini.
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Terkait asupan terbaik untuk anak, dr.
Damayanti meyampaikan bahwa, “Asupan terbaik bagi bayi di usia 0 hingga 6 bulan
adalah ASI, namun menginjak umur enam bulan ke atas bayi juga memerlukan MP-ASI
(makanan pendamping ASI) untuk melengkapi kebutuhan zat-zat nutrisi lainnya.
Banyak terjadi kesalahpahaman di antara para orangtua tentang pengenalan sayur
dan buah yang lebih diutamakan, dibandingkan melengkapi kekurangan ASI terhadap
energi, protein, lemak serta vitamin dan mineral, yang paling dibutuhkan oleh
anak untuk tumbuh-kembang terutama otak di usia ini adalah zat gizi makro
(karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral) yang lengkap,
cukup dan seimbang
.”. Ternyata fase kritis resiko kekurangan energi, protein
dan mikronutrient pada bayi adalah pada masa penyapihan, seperti fase
beralihnya dari ASI ke makanan padat. Hal ini dapat dilihat dengan pertambahan
BB yang tidak banyak. Bahkan jika kurang dari 5th percentile menurut chart WHO,
itu sudah termasuk berisiko gagal tumbuh. Dududu saya harus siaga nih agar Rio
mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi.
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Dr. Damayanti mengatakan, “Kebutuhan
harian zat besi
untuk bayi berusia 6-12 bulan adalah 11 mg dan itu tidak cukup
didapatkan melalui ASI
. Oleh sebab itu kebutuhan zat besi harus dipenuhi oleh
MP-ASI dari berbagai bahan makanan. Sumber zat besi dapat diperoleh dari
daging merah, hati ayam, ikan, sayuran berwarna hijau, dan kacang-kacangan.
Namun, sayur dan kacang-kacangan mengandung serat yang dapat menghambat saluran
cerna, sehingga dua jenis makanan tersebut sebaiknya diberikan dengan jumlah
kecil, dikombinasikan dengan sumber vitamin C, seperti jeruk dan tomat yang
akan meningkatkan penyerapan zat besi. Kombinasi makanan tersebut dapat
ditemukan dalam makanan keluarga Indonesia, misalnya gulai
daun singkong yang ditumbuk, dicampur ikan teri dan dibubuhi air jeruk atau
tomat”. Ternyata beberapa jenis makanan dapat merupakan inhibitor atau
antinutrient
, artinya menyebabkan suatu zat gizi kurang terserap oleh tubuh
secara maksimal. Apa saja? Bisa liat di bawah yaaa :
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

**Gimana caranya agar
suatu makanan tidak menjadi inhibitor atau antinutrient? **Bingung juga ya
soalnya banyak yang sering kita jumpai sehari-hari. Masa tidak diberikan ke
anak sih padahal kandungan nutrisinya bagus, hiks. Tenang ibu-ibu. Bisa
dilakukan beberapa hal dibawah ini saat pengolahan makanan :
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

“**Prinsip dari MP-ASI adalah mengenalkan
makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan kemampuan oromotornya. **Jadi
perkenalkan makanan Indonesia yang sehat sesuai dengan ketersediaan bahan
makanan lokal,” tambah dr. Damayanti. MPASI bahan lokal (yang mudah didapat) kadang lebih
baik loh. Orang Indonesia dari jaman dahulu terkenal hebat-hebat, ya karena
pangan lokal kita sangat beragam dan cara pengolahannya juga bermacam-macam.
Tidak apa-apa makanan bayi digoreng atau diberi santan. Bahkan ikan tongkol,
tenggiri, kembung dan mackarel kandungannya lebih daripada ikan salmon yang
selalu dielu-elukan dan dicari-cari ibu yang anaknya MPASI. Oke mulai hunting !

**Beberapa ilmu MPASI
berguna lainnya **yang saya dapatkan di talkshow ini antara lain adalah :

  • Tidak ada urutan jenis
    makanan apa yang harus dikonsumsi terlebih dahulu. Bebas!

  • Memenuhi kebutuhan zat
    gizi adalah dengan cara mengonsumsi makanan sumber zat gizi atau makanan yang
    sudah difotifikasi (ditambahkan) zar gizinya. Jika sudah ada gejala klinis
    kekurangan zat gizi, maka langsung diberikan suplementasi dalam bentuk obat.

  • MPASI komersial harus
    memenuhi kriteria CODEX ALIMENTARIUS (WHO/FAO) atau mendapatkan izin edar dari
    BPOM RI. Pokoknya yang dimasukkan ke tubuh anak harus jelas ya, ga boleh
    sembarangan!

  • Pada saat anak berumur
    6-9 bulan, silahkan perkenalkan makanan apa saja saat makan. Diatas 9 bulan,
    anak cenderung mau rasa yang sudah dikenali.

  • Jika anak GTM, check
    semuanya. Apa makanannya? Bagaimana cara masaknya? Pas hamil sama menyusui
    ibunya doyan makan apa? Ternyata ngaruh loh! Ada bayi yang sedang GTM dan
    setelah ditelusuri ternyata ibunya sangat doyan dengan steak. Disuruh lah bayi
    makan steak, eh ternyata habis setengah piring hahahahahaha. Lucu!


Alhamdulillah bisa
mendapatkan banyak ilmu berguna pas sebelum Rio MPASI, jadinya bisa menerapkan
hal-hal tersebut deh dengan mudah. Menurut saya, sebelum MPASI itu ribetnya di
persiapan alat dan bahan. Kemarin aja sempat muter muter nyari perlengkapan
buat MPASI di toko offline maupun online. Mau sharing kebahagiaan dan info nih,
kemarin sempet kencantol beli Avent Spout Cup Easy Sip with Handle 200 mL dan yang 260 mL di JD.ID dengan
harga miring! Ternyata di JD.ID ada Phillips Avent Day yang dimana buanyaaaaak
peralatan buat menyusui dan makan bayi yang diskon
. Silahkan klik link Phillips Avent di JD.ID) ini yaa. Original Phillips Avent
loh! Kapan lagi beli barang-barang berkualitas tinggi setara Avent dengan harga
yang bersahabat. Yuk langsung liat, siapa tau ada yang sedang butuh. 
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Avent Spout Cup Easy Sip yang saya beli adalah untuk umur 6 bulan keatas dan langsung saya
pakai pas Rio pertama MPASI. Enaaak ternyata air ga langsung ngucur ke mulut
bayi dalam jumlah banyak, jadi Rio tidak keselek. Plus air di dalam tidak mudah
tumpah, apalagi Rio hobi banget megang macem macem terus di jatuhin ke
lantai……… Hiks. Anak cowo memang rusuh hahaha. Warnanya juga lakik
banget! Eskpresinya pakai sippy cup baru?
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Rio gemes sama gelasnya dia. Saya sih gemes sama Rio hahaha

Sekarang, saya
persiapan MPASI menggunakan alat dapur yang sederhana. Kukusan, slow cooker dan
saringan. Kadang saya pakai blender untuk menghaluskan makanan. Kemarin blender
ketinggalan di rumah Mama saat mau memasak daging. Pegel ye bok ngehalusin
daging pakai saringan kemudian nangis untung habis lahap dimakan semua
lanjut nangis terharu. Nah pakai berbagai printilan alat masak juga
menyebabkan menggunungnya cucian huahahahaha. Duh paling ga semangat deh liat
cucian yang banyak. Kemarin pada saat event, saya melihat Philips AVENT 4-in-1
Healthy Baby Food Maker
yang menggabungkan fungsi kukus, blender, defrost dan
reheat di dalam satu produk. Awalnya sih agak skeptis ya, eh pas liat demonya
dan liat situasi saya sekarang koook jadi pengeeeeeen!
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips AventTips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Gampang banget
penggunaannya dan sangat memudahkan ibu untuk menyiapkan makanan pendamping
ASI. Bahan-bahan makanan bayi yang segar dapat dikukus dengan tingkat
kematangan yang merata tanpa harus dididihkan terlebih dahulu. Jadi kandungan
nutrisinya tetep terjaga. Setelah selesai, angkat dan putar posisi wadah 180
derajat dari atas ke bawah untuk melumatkan bahan-bahan makanan yang dikukus
agar menjadi lembut dan mudah dikonsumsi bayi. Bikinnya gampang, nyucinya juga
gampang. Bener-bener lifesaver deh kalau bayi sudah koar koar kelaperan dan ibu
masih sibuk berkutat dengan saringan hahaha. Plus banyak waktu luang buat nulis
nulis di blog deh hihi. Doakan semoga ada rejeki beli ini ya (dengan harga
diskon JD.iD yes! –ibu ga mau ketinggalan barang diskonan)! PS : ini ternyata
kepakai buat bikin makanan dewasa yang berbentuk pure, bubur dan saus loh.
Nice! Di akhir acara juga ada lomba memasak menggunakan produk ini. Gampang bangeeet!
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Lomba masak kreasi menu MPASI menggunakan Phillips Avent. Cepet bangeeet ternyataaa

Yongky Sentosa, Head of
Personal Health Philips Indonesia mengatakan bahwa “Philips AVENT
menyediakan solusi yang diperlukan oleh para orangtua modern melalui rangkaian
produknya yang inovatif. Kami sangat memahami kebutuhan dan tantangan yang
dihadapi oleh para orangtua khususnya di jaman serba praktis dan efisien
seperti saat ini. Dalam mengembangkan produknya, Philips AVENT melibatkan para
ahli termasuk dokter anak, psikolog dan juga para orangtua”. Kualitasnya
juga ga diragukan sih dan sering banget jadi pilihan buat ibu baru (dan ibu
berpengalaman). Buktinya saya dapet banyak kado bayi berupa botol Avent,
benar-benar dipercaya deh. Bagi yang penasaran produk Avent ada apa aja (banyak
loh pokoknya from Pregnancy to Playground ada semua!) silahkan kunjungi FB
pagenya di https://www.facebook.com/Philips.AVENT.Indonesia
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

Ada yang serius mendengarkan Pak Yongki…
Tips Ber-MPASI dan Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak dari Phillips Avent

You may also like...

2 Comments

  1. MP-ASI ini pengenalan
    makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan kemampuan oromotornya.
    perkenalkan makanan Indonesia yang sehat sesuai dengan ketersediaan bahan
    makanan lokal, MPASI bahan lokal kadang lebih juga baik .
    Apa saja yang cocok dikasi untuk anak 6 bulan baru mulai makan?

    1. Faradila D. Putri says:

      Betul sekali mbak 🙂 Saya dulu memberikan anak saya bubur beras putih campur ASI. Daging-dagingan dalam bentuk puree juga boleh dikasih ternyata dari umur 6 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *