Family, How To, Parenting, Pregnancy, Products, Tips

List Perlengkapan Bayi ala Faradila Danasworo Putri

List Perlengkapan Bayi ala Faradila Danasworo Putri

Hellooo semua! Akhirnya bisa nulis tentang list perlengkapan bayi disini. Bagi yang mau punya bayi atau sedang mencari kado untuk teman yang punya bayi, bisa dilihat disini apa saja yang kira-kira dibutuhkan oleh seorang Ibu. Melihat banyak teman-teman yang nanya, jadi saya share yaa list yang saya buat. List ini merupakan gabungan dari list-list yang sudah saya download dan baca di internet. Seperti biasa, saya orangnya harus lengkap kalau mencatat sesuatu, jadi ya semuanya dibaca dan digabung deh!

Baca My Pregnancy Diary – The Last Leg of Pregnancy

Saya membagi kebutuhan menjadi beberapa kategori. Selain itu, ada komentar saya mengenai kepentingan perlengkapan tersebut, jadi bisa dipilih lagi ya sesuai kebutuhan kalian. Dari pengalaman pribadi, saya membelinya di toko bayi dan online ketika usia kandungan menginjak 7 bulan (yes sesuai anjuran orang jaman dulu). Sebelum melahirkan, ada sekitar 70 item dari total 123 item di list yang sudah terbeli. Yes, banyak banget item yang saya list wkwkwk. Item-item tersebut menurut saya cukup untuk bayi yang baru lahir. Selebihnya nanti dicicil setelah bayi lahir atau berharap ada yang ngado hahahaha.

List Perlengkapan Bayi ala Faradila Danasworo Putri

Untuk checklist silahkan save as picture diatas atau di download di link ini (Checklist Perlengkapan Bayi). Jika belum jelas. Semoga bermanfaat yaaa.


Perlengkapan Ibu

  1. Bantal menyusui – belum beli dan belum punya sampai sekarang. Boleh beli jika ingin
    lebih nyaman tapi bagi saya bantal biasa juga cukup.
  2. Bra Menyusui – PENTING BANGET! Saya beli 6 BH yang bisa buka tutup. Saya pribadi  lebih suka yang ada kancing di tengah jadi dibukanya kesamping bukan kebawah. Lebih enak. Saya juga membeli 6 buah miniset (banyak sih miniset menyusui di toko online) untuk tidur di malam hari. Lebih nyaman dan ga gerah.
  3. Breast Pad – Penting banget jika dari hamil ASI sudah merembes. Saya suka yang merk Dacco karena cara membukanya mudah (kaya buka onigiri!) dan daya serapnya oke. Untuk yang washable, kadang suka kurang menyerap rembesan ASI kalau sudah lumayan banyak. Awalnya saya pikir breastpad itu ga penting, kemudian ada cerita ASI ngerembes kemana-mana di baju pergi… I was wrong. Hahahaha
  4. Grandma Panties – Saya menyebutkan grandma panties atau celana dalam ibu hamil! Saya
    cuman punya 3 untuk di RS. Hmm, tidak terlalu penting sih kalau ukuran pantat, pinggang dan panggul tidak terlalu membesar. Masih bisa pakai yang lama (yang ukurannya agak besar juga hahaha)
  5. Korset atau gurita melahirkan – PENTING! Sesudah melahirkan bisa langsung dipakai
    karena setelah melahirkan perut jadi serasa kosong dan menggelambir…. Hiksss.
  6. Maternity Pad – Atau pembalut melahirkan. SANGAT PENTING! Setelah melahirkan, darah nifas lagi banyak-banyaknya baik yang normal maupun yang SC. Saya membeli yang Kotex
    Maternity sebanyak 2 bungkus untuk di RS. Setelah itu bisa pakai pembalut night atau pembalut biasa.
  7. Nipple cream/Obat puting anti lecet – Tidak terlalu penting. Katanya kalau puting lecet cukup diolesi ASI. Puting kanan saya sempat lecet dan saya olesi sebelum dan sesudah menyusui. Dalam sehari sembuh alhamdulillah dan aman bagi bayi.
  8. Piyama atau daster bukaan depan – DASTER IS LYFE! Oke ini penting banget demi kenyamanan menyusui. Pokoknya setelah melahirkan mari mengkoleksi baju hamil, baju dengan kancing depan, daster, piyama dan baju melahirkan. Wajib!
  9. Strechmark Cream – Cukup penting bagi yang punya budget lebih. Saya sih dapat dari giveaway hahaha. Cuman ga enak aja diliatnya kalau strechmark ga dirawat… Belang-belang!

Perlengkapan Laundry

  1. Detergent Baby – Penting setelah harus mencuci baju bayi. Awalnya saya hanya pakai Detol
    untuk pre-wash namun kesininya beli yang ada diskonnya saja. Hahahaha.
  2. Ember khusus bayi – Penting dan beli beberapa dengan berbagai macam ukuran. Cukup praktis untuk menyuci, mengambil air mandi, merendam popok kain, dsb. Ini dibeli agar baju bayi tidak bercampur dengan baju orang dewasa.
  3. Gantungan Baju – Penting untuk ngesave tempat jemuran. Beli yang kecil kecil khusus untuk
    baju bayi. Jangan lupa jepitan jemuran juga ya!
  4. Jemuran – Penting untuk ngesave tempat, beli jemuran Lion Star yang bisa dilipat.
  5. Keranjang Baju Kotor – Tidak terlalu penting jika sudah punya banyak ember. Yang penting
    dipisah antara baju bayi dengan baju orang dewasa.
  6. Pewangi Baju Baby – Biasanya menyatu dengan detergent.

Perlengkapan Makan – Belum terlalu urgent sih, karena sampai 6 bulan masih ASI eksklusif. Jadi belum terlihat urgensinya untuk newborn baby menurut pengalaman saya. Nanti dibelinya sekitar sebelum 6 bulan, sebelum bayi harus MPASI. Jadi ini listnya masih minim banget yaaa. Tunggu postingan berikutnya hihi.

  1. Botol Air Putih – Untuk MPASI, bukan untuk tahap newborn. Nanti saja dibelinya, syukur-syukur banyak yang ngasih kado ini (true!).
  2. Feeding Set – Untuk MPASI. Banyak yang ngasih kado ini. Trust me.
  3. Food Processor/Maker/Warmer – Penting untuk MPASI. Saves time, mungkin bisa request
    untuk kado.
  4. Slow Cooker – Penting untuk MPASI. Saves time, mungkin bisa request untuk kado.

Perlengkapan Mandi

  1. Alkohol 70% – Penting, multi fungsi soalnya.
  2. Baby Bather – Penting ga penting sih. Kalau bak mandinya yang biasa alias tidak ada sandaran duduk, baby bather bisa dipakai. Tapi saya beli bak mandi yang ada sandarannya, jadi kado baby bather sekarang tidak terpakai. Rencana dipakainya untuk travelling saja ketika bak bayi tidak bisa masuk bagasi pesawat hahaha.
  3. Baby Cologne – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  4. Baby Cream – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  5. Baby Lotion – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  6. Baby Oil – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  7. Bak mandi baby – Penting. Jika tidak bisa pakai ember besar biasa plus baby bather
    hehehe. Beli yang ada sandarannya agar lebih aman (menurut saya). Jika emang
    ada duit, beli yang ada timbangannya juga. Iya yang sejutaan itu *kemudian
    pingsan*
  8. Bedak Bayi – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  9. Betadine – Tidak terlalu penting. Saya kira untuk tali pusar, tapi ga kepake hahaha.
  10. Cotton bud baby – Tidak terlalu penting. Telinga bayi katanya sih belum boleh
    dikorek-korek, nanti kotorannya keluar sendiri. Jadi tidak terpakai banyak.
  11. Diaper rash cream – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi. Saya juga
    dapet endorse satu hehehe penting sih bagi yang selalu memasangkan diapers
    sekali pakai ke anaknya.
  12. Gayung – Penting untuk mandi anak.
  13. Gunting kuku – Penting! Mulailah belajar menggunting kuku anak, karena bikin deg-degan!
    Biasanya dijual satu set dengan manicure kit.
  14. Handuk – Penting! Pilih handuk yang paliiing lembut. Merek Jepang Kawamoto juga bagus.
    Beli minimal 3 yang besar untuk ganti-ganti dan beberapa handuk kecil.
  15. Kapas Bola-bola – PENTING! Untuk ganti popok, mengurus tali pusar, you name it. Kalau
    mau hemat beli kapas kiloan dan dibulet-buletin sendiri.
  16. Kassa Alkohol – Tidak penting. Tidak terpakai.
  17. Kassa Kering – Atau kassa steril. Penting untuk membungkus tali pusar sebelum puput.
  18. Lotion anti nyamuk – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi. Saya sih dapet endorse hahaha. Cukup penting jika banyak nyamuk di rumahkuuu~ *kemudian nyanyi*
  19. Minyak Kayu Putih – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  20. Minyak kemiri – Penting jika khawatir rambut anaknya tidak hitam atau rambutnya tipis. Make sure beli yang asli yaa jangan yang palsu!
  21. Minyak telon – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  22. Perekat perban meteran – Tidak penting, tidak terpakai.
  23. Sabun – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  24. Sedotan Ingus/Nose Cleanser – Kalau budget lebih boleh beli ini. Saya beli namun belum
    terpakai sampai sekarang.
  25. Shampoo – Biasanya dapat kado dalam satu paket toiletries bayi.
  26. Sikat lidah atau sikat gusi/gigi – Belum terpakai. Hmm, masih bingung soalnya anak
    nyaman apa nggak hahaha.
  27. Sisir brush & sisir biasa – Penting agar anak terlihat rapih dan merangsang pembentukan rambut. Well yang pembentukan rambut teori sendiri sih. HAHAHA. Secara orang dewasa juga kalau sisiran akan merangsang akar rambut, ya kan?
  28. Tempat Sampah – PENTING. Tempat pembuangan ini penting banget yaaa.
  29. Tempat Toiletries – Penting agar semua kebutuhan ada di satu tempat dan ga kececer.
  30. Termometer – PENTING. Apalagi saat genting mencatat suhu setelah imunisasi. Saya di
    Hermina dapat termometer juga setelah melahirkan. Jadi punya dua deh. Tapi kepake cuman satu. Baiklah~
  31. Tissue Basah – PENTING. Buat pup dan muntahan tidak terduga. *Hoek*
  32. Tissue Kering – PENTING. Saya merasa guilty menghabiskan banyak sekali tissue. Hiksss
    I’m sorry tree!
  33. Waslap – PENTING! Pilih yang lembut yaaa dan yang muat di tangan Ibu maupun Bapak.

Perlengkapan Menyusui – Working mom or stay at home, menurut saya penting untuk memiliki peralatan menyusui seperti breast pump, botol bayi, dan kawan-kawan. Meskipun anak menyusu langsung, kita perlu mengetahui seberapa banyak badan kita menghasilkan ASI. Cara yang digunakan untuk mengetahui hal tersebut adalah untuk memerah ASI dengan breastpump maupun dengan tangan. Selain itu, memerah ASI bisa meningkatkan produksi bagi yang sedang mengejar stok, maupun mengurangi bengkak akibat penumpukan ASI di payudara bagi yang overproduction.

  1. Botol ASIP – PENTING BANGET! Saya punya botol kaca BKA yang digunakan untuk menyimpan stok ASIP. Klo punya botol bekas UC 1000 juga boleh, tutup karetnya bisa beli online.
  2. Botol Sendok Bayi – Belum terlalu penting, sepertinya cocok untuk MPASI. Saya sendiri belum beli ini tapi mupeng yang merek Nuby!
  3. Botol susu – Penting! Biasanya dapet dari kado juga buanyak (pengalaman saya). Pilih yang tidak bikin bingung puting yaa kalau berencana memberikannya sejak masih kecil. Untuk rekomendasi merek, tergantung preferensi bayi nanti hehehe.
  4. Bottle warmer – Tidak terlalu penting. Botol ASIP bisa dipanaskan di air yang sudah mendidih. Tapi saya diberi kado bottle warmer Chicco yang bisa untuk berbagai ukuran dan makanan juga. Hore, terima kasih keluarga Labdik Pemuliaan.
  5. Breast Pump – PENTING! Nah akan banyak pertanyaan disini, yang mana? Merk apa? Jenis apa? Saya sendiri mempunyai 1 breastpump silicone, 1 breastpump electric dan 2 breastpump manual. Cocok-cocokan sih jadi kalau masih galau, bisa nyewa dulu baru beli. Atau bisa minta kado. Hehehe. Saya sendiri naksir Spectra yang bisa jadi electric maupun manual, tapi kepalang iseng beli Real Bubbee yang super murah dan cocok hahaha. Yasudah nunggu yang ada rusak dulu wkwkwk.
  6. Cooler Bag – Penting bagi working mom! Bagi stay at home mom juga sih, cuman tidak akan dipakai sesering yang bekerja. Saya dapat banyak kado cooler bag hahaha. Nanti bisa juga untuk menyimpan makan MPASI saat berpergian, jadi sudah diplotkan mana yang untuk dingin, mana yang untuk panas, mana yang untuk bapaknya ke kantor. Eh…
  7. Feeder Cup – Penting bagi yang garis keras tidak mau anaknya pakai dot. Alias saya. Hahaha. Murah kok yang berbentuk cup plastik. Yang berbentuk soft feeder cup harganya bisa setengah juta. Preferensi sih, cuman hati-hati yaa saat memberikan ASI. Rentan tumpah. Selain itu usahakan orang lain selain ibunya yang memberikan biar tidak bingung bayinya.
  8. Ice Gel – Penting sebagai teman setianya cooler bag.
  9. Kantung ASIP – PENTING BANGET! Menjadi teman setia botol ASIP. Lebih hemat tempat sih,
    tapi sekali pakai dan plastik. Jadi bagi you environmental activist mungkin akan berpikir dua kali untuk memakai ini.
  10. Nursing Apron – Cukup penting jika ibunya doyan jalan-jalan bersama bayi. Namun beberapa mall punya Nursing Room yang cukup nyaman kok. Atau ibunya bisa pakai pashmina sebagai cover. Bebasss!
  11. Penjepit Botol – Penting! Untuk mengangkat botol dan peralatan lain dari rebusan air panas jika belum punya sterilizer. Alias untuk pelaku sterilisasi tradisional.
  12. Sabun Botol Baby – Penting, biar lebih yakin bahwa sabun yang dipakai aman untuk perlengkapan makan minum bayi.
  13. Sikat botol – Cukup penting agar bersih mencuci botol. Kalau ga mau beli bisa diakalin dengan sponge yang dipasang ganggang panjang. Atau sejenisnya, use your creativity! Hehehe.
  14. Sterilizer & Steamer –Penting! Apalagi yang sering banget pumping dan memberikan ASIP.
    Belum lagi kalau sudah MPASI. Apalagi kalau anaknya sudah masuk ke oral phase, semua yang dia liat mau dimasukkin ke mulut haduuh. Ada banyak jenisnya dari steam sterilizer, microwave sterilizer sampai UV sterilizer. Saya belum punya sih, masih masuk wishlist. (Maunya Panasonic D’Sterilizer sama Upang/Haenim UV Sterilizer ya! #kode)
  15. Termos – Super duper penting! Pasti terpakai pada saat berpergian, breastfeeding
    maupun MPASI.

Pakaian Bayi

  1. Baju pergi Baby
  2. Baju tangan kutung
  3. Baju tangan panjang
  4. Baju tangan pendek
  5. Bedong Instan – Tidak penting, mending skip saja. Sayang uang. Belajar bedong sendiri
    aja. Nanti bayi juga cepat gede.
  6. Celana Panjang Tutup Kaki
  7. Celana panjang
  8. Celana pendek
  9. Celana Pop
  10. Celemek/Slaber/Bib
  11. Cloth Diaper – Penting bagi yang mau mengurangi konsumsi diaper sekali pakai.
  12. Diaper – Penting terutama untuk newborn. Merk cocok-cocokan dengan bayi ya, tapi usahakan yang premium saat dia masih baru lahir. Saya sih coba cari yang nyaman sekaligus diskonan hahahahaha. So far Goon Excellent, Pampers Premium, Merries, Sweety Gold enak dan ga bikin ruam untuk Rio. Nanti deh dibikin blogpost khusus wkwkwk.
  13. Gurita Bayi – Katanya sih sekarang tidak perlu pakai gurita lagi, cuman saya masih pakai untuk membuat hangat Rio. Ampuh banget apalagi ketika dia masuk angin, bikin nyaman.
  14. Jumper
  15. Kain Bedong Flanel – Lebih hangat, cocok untuk musim hujan.
  16. Kain Bedong Katun – Lebih adem, cocok untuk musim panas
  17. Kain Gendong – PENTING! Jarik is lifeee! Nanti bakal kepake sampai besar. Bayi kecil
    maupun bayi besar doyan digendong hehehe.
  18. Kaos dalem – Untuk daleman kalo pergi-pergi. Belum beli, nanti kepakainya kalau
    sudah diatas 3 bulan kali yaa.
  19. Kaus Kaki
  20. Popok Kain yang pakai tali – Siap-siap nostalgia menjadi ibu jaman dahuluuu~ Saya menggunakan ini sesekali. Khasiatnya juga untuk mengobati daerah yang kena ruam, jadi memberikan sirlukasi udara ke daerah pantat dan sekitarnya.
  21. Sapu Tangan – Penting untuk gumoh dan muntah.
  22. Sarung tangan
  23. Topi Bayi

Perlengakapan Tidur

  1. Alas Ompol – PENTING BANGET! Beli yang cukup banyak karena saya sering gonta ganti
    ini wkwkwk. Jadi alas ompol ini saya taruh diatas perlak untuk tidur. Urutannya dari atas adalah alas ompol – perlak – sprei – perlak halus pelindung matras – matras.
  2. Baby Box – Jika rencana menaruh bayi di box ya seperti saya. Jangan sampai sekasur apalagi kalau ada bapaknya. Takut kelindes hihi.
  3. Baby Box Bumper – Penting jika mempunyai baby box yang dari kayu atau besi. Biasanya sepaket sama bedding set lainnya biar cantik.
  4. Baby Monitor – Tidak penting kecuali kamar bayi terpisah dengan kamar orang tua.
  5. Bantal guling kecil
  6. Bantal peyang
  7. Kelambu – Kalau punya baby box bisa yang panjang, kalau tidur bersama orang tua bisa
    beli yang seperti tudung saji
  8. Matras Baby Box
  9. Matras untuk tafel/ganti popok – Jika mempunyai tafel atau tempat mengganti popok khusus. Saya hanya pakai lemari pendek yang dialasi oleh bedcover bayi aja biar empuk hehehe #emakhematgapaketafel
  10. Perlak untuk alas ganti popok – Perlak ini diletakkan diatas matras atau alas untuk ganti popok.  Saya sih pakai perlak legenda yang warna biru pink itu.
  11. Perlak meteran – Saya gunakan Renata perlak meteran untuk menutupi matras sebelum
    dipasang sprei
  12. Sarung Bantal
  13. Sarung guling
  14. Selimut
  15. Sprei
  16. Tafel Bayi + lemari – Jika punya budget lebih. Saya sendiri menggunakan lemari baju
    biasa yang atasnya dipakai sebagai tempat ngelap dan mandiin bayi.

Perlengkapan Travelling

  1. Baby Bouncer – Cukup penting, biar bayi tidak bosan dan ibunya bisa ngider kesekeliling rumah (pengalaman pribadi)
  2. Carseat – Penting, terutama bagi yang concern terhadap safety riding seperti saya. Rio hanya dua kali pergi tanpa carseat yaitu pada awal sebelum menyewa carseat/baby carier hehehe. Soalnya serem di Bogor kadang harus berpapasan sama angkot dan motor yang sradak sruduk. Bikin ngerem dadakan *jadi curhat*
  3. Gendongan Travel – SANGAT PENTING. Biar Bapaknya bisa gendong bayi kemana-mana hahahahaha. Biasanya dapat kado juga cuman yang semacam Baby Scotts atau Dialogue. Kalau mau yang impor bisa semacam i-angel dan ergobaby original (jangan yang KW plisss) tapi budget sejuta keatas. Yang lokal juga ada dan ga kalah bagus seperti Cuddle Me, Nana, Andrea, dll. Saya sekarang juga lagi berilmu di grup FB Indonesian Babywearing Club atau FB Indonesian Babywearers. Banyak banget loh ilmunya disana! Recomended! So far saya dapat kado ya gendongan Babyscotts, Dialogue, ringsling dan jarik langsung dari Solo (dari mertua tercinta).
  4. Matras Khusus Stroller – Tapi selain itu cukup beli insert stroller atau insert gendongan biar bayinya posisinya pas.
  5. Perlak ukuran kecil – Kalau pakai popok kain jelas ini perlu yaa untuk didalam carseat
    atau stroller.
  6. Stroller – PENTING BANGET! Saya sekarang lagi pusing mau beli stroller. Awalnya mau yang
    Travel System biar dapet carseat, eh udah ada yang ngadoin carseat. Jadi sekarang cari stroller yang kokoh, roda besar, anak bisa menghadap ke ibu dan keluar, nyaman, bisa dibawa travelling dan masuk budget. Hahahaha dasar emak-emak banyak maunya.
  7. Stroller organizer & hook – Penting buat menaruh tas bayi (atau tas belanjaan muahaha) di stroller.
  8. Tas Bayi – PENTING BANGET! Saya dikadoin Allegra yang langsung saya pakai. Bagus bahannya, muat banyak dan ada bulit in cooler box kecil. Love! Warnanya juga cukup jantan jadi Bapaknya rela bawa kemana-mana hahahaha.

Baca List Perlengkapan Persiapan Melahirkan 


You may also like...

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *